Pemeriksaan kesehatan pranikah penting dilakukan.

Gulalives.com, JAKARTA – Merencanakan pernikahan, apalagi dengan seseorang yang memang sangat diharapkan jadi pendamping hidup, tentu menimbulkan suka cita tersendiri. Antara bahagia, cemas dan was-was campur aduk. Undangan sudah dipesan, tempat resepsi sudah dipastikan, demikian juga rencana bulan madu.

Namun yang tak boleh luput dari perhatian adalah, memastikan calon pengantin dalam kondisi sehat, siap mengarungi bahtera rumah tangga.

Pemeriksaan kesehatan pranikah penting dilakukan.
Pemeriksaan kesehatan pranikah penting dilakukan.

Nah, sebelum menikahi pujaan hati, untuk calon mempelai perempuan disarankan menjalankan sejumlah pemeriksaan kesehatan. Tujuannya tentu memastikan kondisi kesehatan prima saat hari istimewa tiba, dan setelahnya.

Pemeriksaan kesehatan apa saja yang mesti dilakukan calon mempelai wanita? Laman womenshealth.about.com merangkumnya sebagai berikut:

1. Jika belum pernah melakukan pap smear dan pemeriksaan ginekologi, sekaranglah waktu yang tepat. Calon mempelai wanita disarankan melakukan pap smear dan cek panggul lengkap yang tujuannya untuk memeriksa jika ada kelainan.

Pemeriksaan kesehatan pranikah penting dilakukan.
Pemeriksaan kesehatan pranikah penting dilakukan.

2. Sekarang juga saat yang tepat untuk mendiskusikan rencana, baik menunda kehamilan dengan kontrasepsi, atau merencanakan kehamilan yang sehat. Jika ingin menunda kehamilan, bicarakan dengan dokter untuk memilih alat kontrasepsi yang pas. Sebaliknya jika ingin secepatnya memiliki momongan, diskusikan hal ini bersama dokter kebidanan dan kandungan.

3. Tes genetik kadang-kadang diinginkan sebelum menikah oleh pasangan sebelum mereka memutuskan memiliki keturunan. Nah, dokter akan membantu dan memutuskan apakah tes genetik memang benar-benar diperlukan.

Pemeriksaan kesehatan pranikah penting dilakukan.
Pemeriksaan kesehatan pranikah penting dilakukan.

4. Sejumlah pasangan memilih untuk tidak memiliki anak dan menggunakan kontrasepsi permanen, seperti ligasi tuba (untuk perempuan) atau vasektomi (untuk laki-laki). Sedangkan pasangan lain yang sebelumnya telah menjalani sterilisasi permanen, dan kemudian memutuskan ingin memiliki anak, mungkin ingin melakukan hal sebaliknya, yaitu pembalikan ligasi tuba atau vasektomi.

5. Kini juga waktu yang pas untuk melakukan pemeriksaan HIV dan penyakit menular seksual lainnya, jika salah satu atau kedua calon pengantin pernah melakukan hubungan seksual. Penyakit menular seksual yang tidak terdiagnosis seperti penyakit radang panggul, dapat memiliki dampak buruk pada kesuburan perempuan di masa datang.

Pemeriksaan kesehatan pranikah penting dilakukan.
Pemeriksaan kesehatan pranikah penting dilakukan.

6. Pemeriksaan fisik umum lengkap yang mencakup pengujian laboratorium dan diskusi tentang sejarah medis keluarga, potensi risiko kesehatan yang penting bagi calon pengantin pria dan wanita. Pastikan juga melakukan vaksinasi/imunisasi untuk orang dewasa di masa ini.

7. Jika pasutri berencana untuk berbulan madu di luar negeri, diskusikan dengan dokter apakah peru melakukan tindakan pencegahan khusus, misalnya dengan melakukan vaksinasi.

8. Nah, last but not least, jika masa haid dikhawatirkan mengganggu rencana buan madu, bicarakan dengan dokter tindakan yang mungkin perlu dilakukan. Mungkin dengan menggunakan kontrasepsi untuk menunda menstruasi, atau hal lainnya.

Semoga berguna ya, Ladies. (VW)

 

loading...

LEAVE A REPLY