Buat para suami, terdapat beberapa cara untuk mendongkrak jumlah sperma (Foto: Nutritionsecrets)

Gulalives.com, JAKARTA – Buat para suami, terdapat beberapa cara untuk mendongkrak jumlah sperma. Kamu harus peduli karena keuntungannya tidak hanya untuk istri, juga kepercayaan diri kamu.

Apakah kamu sedang berencana memiliki anak? Atau, kamu hanya ingin ejakulasi dengan banyak sperma dan semen? Jika iya, maka kamu harus mendongkrak jumlah sperma demi skema besar tersebut karena kelimpahan sperma merupakan tanda testosteron dan sistem reproduksi yang sehat.

Mengapa Kamu Harus Peduli?

Bukan hanya dorongan ego atau kepercayaan diri yang mendorong kamu harus peduli pada jumlah sperma. Nyatanya, banyak faktor yang memengaruhi produksi sperma juga memengaruhi testosteron. Hal ini berdampak mulai dari tingkat energi tubuh hingga fungsi mental untuk dorongan seks.

Meningkatnya produksi sperma kemungkinan juga akan meningkatkan gairah seksual. Kepuasan di ranjang, kamu bisa menjadikannya bentuk cinta untuk istri atau kamu ingin membesarkan peluang menjadi ayah, maka pahami bagaimana cara meningkatkan produksi sel “perenang” kamu.

Pada dasarnya, yang harus kamu lakukan bukan hal-hal yang mengejutkan, seperti pola makan yang baik, jauhi alkohol, rutin berolahraga, dan beberapa perubahan gaya hidup sederhana lainnya yang dapat berdampak pada jumlah sperma kamu. Berikut ulasannya:

1. Konsumsi Suplemen

(Foto: Livestrong)
(Foto: Livestrong)

Narkoba dan obat anti-jamur dapat menghambat produksi sperma. Sebaliknya, suplemen alami tertentu berguna meningkatkan produksi sperma.

Sebut saja L-karnitin, ditemukan dalam daging merah dan susu, yang merupakan asam amino alami untuk meningkatkan produksi dan kecepatan sperma. Kamu bisa mengonsumsinya dalam bentuk suplemen.

Asam folat atau L-lisin terdapat pada semua makanan yang dibuat dari biji-bijian. Asam folat bila dikombinasikan dengan zat besi akan meningkatkan jumlah sperma yang dihasilkan.

L-arginine, yang ditemukan dalam kacang-kacangan, biji wijen, telur, dan daging, juga sangat berguna sebagai penambah sperma. Tidak ketinggalan, antioksidan seperti vitamin E dan selenium yang akan membantu meningkatkan kecepatan dan kekentalan sperma.

2. Latihan Otot

(Foto: Jllfitness)
(Foto: Jllfitness)

Latihan otot tidak secara langsung meningkatkan produksi sperma dan semen. Namun, berolahraga yang gerakannya fokus pada otot dapat membantu sperma kamu “menembak” lebih jauh dari sebelumnya. Dalam bentuk sederhana, latihan kegel akan bermanfaat untuk kekuatan otot-otot di sekitar organ vital.

Ini bukan hanya latihan otot tertentu yang mungkin bisa membantu mendongkrak jumlah sperma. Sebuah studi pada 2013 menemukan bahwa pria yang sering latihan otot memiliki jumlah sperma lebih tinggi bahwa pria yang tidak melakukannya. Penelitian ini mencatat, “Angkat berat telah terbukti meningkatkan kadar testosteron dan sensitivitas insulin. Keduanya berhubungan dengan jumlah sperma dan konsentrasi yang lebih tinggi.”

3. Jauhi Alkohol

(Foto: Serenityacres)
(Foto: Serenityacres)

Alkohol memengaruhi fungsi hati, yang pada gilirannya, menyebabkan kenaikan dramatis dalam tingkat estrogen. Hal ini akan mengganggu produksi sperma karena estrogen, bukannya testosteron, akan terakumulasi dalam tubuh. Minuman beralkohol akan memiliki efek jangka panjang pada produksi sperma, jadi jauhilah alkohol mulai sekarang.

Alkohol memengaruhi tingkat testosteron, libido, dan sperma dalam berbagai cara yang negatif. Hal ini termasuk menyakiti kemampuan tubuh kamu untuk menelan vitamin A yang penting bagi produksi semen.

4. Kurangi Seks

(Foto: Zambiadailynation)
(Foto: Zambiadailynation)

Mungkin kamu bertanya-tanya, mengapa air mani kamu kadang-kadang bagus dan kental? Namun di lain waktu, tampak transparan dan agak berair. Jawabannya cukup sederhana, yakni semakin kamu sering ejakulasi, maka semakin kurang padat air mani. Jika kamu melakukan hubungan seks setiap hari, maka kemungkinan jumlah sperma dan kekentalan air mani tidak akan optimal.

5. Pola Makan Tepat

(Foto: Berrykitchen)
(Foto: Berrykitchen)

Percaya atau tidak, pola makan atau diet memengaruhi produksi sperma. Diet rendah lemak dan tinggi protein serta sayuran adalah baik untuk kesehatan, dan tentunya, jumlah sperma kamu.

Jaga kualitas dan kuantitas sperma yang sehat, cepat, dan berlimpah dengan makanan sehat. Penting dicatat bahwa daging olahan cukup buruk bagi jumlah sperma sedangkan lemak ikan adalah teman bagi sperma kamu. Makanlah ikan seperti salmon dan tuna yang bisa memberikan perbedaan hingga 34% pada jumlah sperma kamu.

6. Hindari Panas

(Foto: Menshealth)
(Foto: Menshealth)

Ada alasan mengapa testikel menggantung pada tubuh, dan tidak berada di dalam seperti halnya ovarium seorang wanita. Hal ini karena testikel membutuhkan suhu beberapa derajat lebih dingin daripada bagian tubuh lain. Begitu kamu mengenakan pakaian atau celana ketat yang menyebabkan testis menempel pada tubuh bersuhu 37 derajat Celsius, itu bukanlah ide yang baik. Sebaliknya, kamu disarankan untuk tidur pada suhu ruangan atau tubuh yang memastikan kesejukan bagi testis.

Juga, hindari sauna dan penggunaan kolam air panas berlebihan karena terbukti merugikan jumlah sperma. Secara umum, hindarilah suhu panas yang akan meningkatkan suhu testis atau skrotum kamu.

Sauna dilakukan di dalam ruangan bersuhu tinggi yang bisa memengaruhi produksi sperma. Menghindari testis kepanasan khususnya akibat paparan suhu panas saat sauna biasa disarankan dalam konseling pada pria yang mengeluh soal kesuburannya. Pada penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Human Reproduction ditemukan bahwa menggunakan bak air panas serta duduk dalam jangka waktu lama sambil memangku laptop bisa menurunkan jumlah sperma.

7. Berhenti Merokok

(Foto: Home.bt)
(Foto: Home.bt)

Kalau kamu merokok, berhentilah mulai sekarang. Jika bau mulut dan gangguan penyakit berat tidak cukup menakutkan kamu, bahaya merokok juga memengaruhi jumlah sperma. Perokok secara signifikan memiliki jumlah sperma lebih sedikit dibandingkan pria tidak merokok (kurang dari 30 persen). Belum lagi kemampuan Mr P yang lebih lambat dan ukurannya lebih kecil.

Mengapa? Nah, hal itu ada hubungannya dengan keseimbangan protein di testis kamu. Biasanya, tubuh menyimpan ini dalam keseimbangan, tetapi jika kamu merokok, terjadi penurunan tingkat protein yang disebut protamine 2.

loading...

LEAVE A REPLY