Aktivitas naik turun tangga bisa memicu nyeri atau cedera pada lutut.

Gulalives.co, JAKARTA – Ladies, seringkali saat merasakan nyeri, ternyata banyak orang menyepelekan rasa nyeri pada lutut kakinya dan tak melakukan upaya penyembuhan. Padahal jika dibiarkan bisa berakibat fatal pada kesehatan seseorang.

Aktivitas naik turun tangga bisa memicu nyeri atau cedera pada lutut.
Aktivitas naik turun tangga bisa memicu nyeri atau cedera pada lutut.

Nah, sebenarnya, apa yang harus kita lakukan saat kita mengalaminya? Pakar nyeri dari klinik nyeri dan tulang belakang di Jakarta, dr Ade Sri Wahyuni menganjurkan untuk mengistirahatkan lutut dari aktivitas berat untuk mengurangi intensitas nyeri. “Begitu juga pada mereka dengan obesitas, sangat dianjurkan untuk melakukan diet untuk mengurangi berat badan,” ujar Ade, di Jakarta, sebagaimana dilansir Gulalives.co dari laman Antaranews, Jumat (13/5/2016).

Bahu Nyeri (sehatfresh.com)
Bahu Nyeri (sehatfresh.com)

Selain itu, lanjutnya, bisa melakukan kompres dingin menggunakan es untuk mengurangi nyeri dan mengurangi pembengkakan. “Kompres itu dilakukan setidaknya 15-20 menit setiap 3-4 jam selama kurang lebih 2-3 hari hingga gejala nyeri hilang. Beberapa alat bantu seperti elastic bandage, straps juga dapat membantu penyembuhan nyeri lutut derajat ringan,” ujarnya.

Nyeri-di-leher-tanda-serangan -jantungDalam kesempatan tersebut, Ade menyebut bahwa ada berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya nyeri lutut, meliputi kelebihan berat badan. Perl u diketahui bahwa saat terjadi obesitas atau berat badan berlebih ternyata dapat memicu stress pada sendi lutut. Hal ini terjadi bahkan saat melakukan aktivitas sederhana seperti jalan kaki, naik dan turun tangga.

Dari beberapa literatur medis dikatakan bahwa obesitas akan mempercepat terjadinya osteoarthritis, karena mempercepat kerusakan cartilage (bantalan sendi). Osteoarthritis adalah salah satu jenis arthritis yang paling umum terjadi. Kondisi ini menyebabkan sendi-sendi terasa sakit dan kaku. Pembengkakan juga dapat terjadi pada sendi-sendi tersebut.

Pijat sayap di punggung, bisa membantu meredakan nyeri yang muncul di bagian produksi asi bahkan masalah pernafasan (foto: inginsehat-selalu.blogspot.com)
Pijat sayap di punggung, bisa membantu meredakan nyeri yang muncul di bagian produksi asi bahkan masalah pernafasan (foto: inginsehat-selalu.blogspot.com)

Sendi yang paling sering mengalami kerusakan pada kondisi ini meliputi tangan, lutut, pinggul, dan tulang punggung. Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa sendi-sendi yang lain juga bisa terserang.

Gejala osteoarthritis umumnya berkembang secara perlahan-lahan dan semakin parah seiring waktu. Tingkat keparahan gejala penyakit ini bisa berbeda-beda pada tiap penderita serta lokasi sendi yang diserang. Rasa sakit dan kaku pada sendi merupakan gejala utama osteoarthritis. Gejala ini bahkan bisa membuat penderita kesulitan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Osteoarthritis dapat menyerang sekujur tubuh, terutama lutut, jari tangan, bahu, tungkai pinggul dan pergelangan kaki. Salah satu tipe arthritis yang paling sering terjadi karena keausan sendi yang menyebabkan kerusakan tulang rawan sendi.

Ade juga menyebut bahwa faktor lainnya adalah berkurangnya kekuatan otot. Perlu diketahui bahwa kekuatan otot ternyata berperan penting dalam terjadinya cidera lutut.

Otot-otot yang lemah di sekitar sendi tidak mampu menopang beban sendi, dikarenakan tidak memiliki kemampuan dalam menyerap beban tubuh yang selanjutnya mengakibatkan stress pada persendian termasuk sendi lutut. Selain itu, penyebab yang ketiga adalah riwayat cedera lutut. Seseorang yang pernah mengalami cedera pada lutut akan memperbesar risiko cidera kembali terulang. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY