Gambar via: www.insidejapantours.com

GULALIVES.com, Depok- Jepang memang terkenal sebagai salah satu negara maju di dunia. Hal ini bukan hanya karena perkembangan teknologi di Jepang yang terkenal kaya akan inovasi melainkan kebiasaan hidup masyarakatnya. Memaknai pribahasa “sedikit-sedikit menjadi bukit” kebiasaan kecil orang Jepang inilah kunci kemajuan berbagai sektor kehidupan di Jepang. Masyarakatnya hidup dengan makmur dan damai, negaranya terkenal aman, belum lagi Jepang dikenal sebagai negara yang menempati peringkat atas negara paling sehat di dunia. Apa saja kebiasaan-kebiasaan orang Jepang yang seharusnya diikuti orang Indonesia? Berikut daftarnya!

  1. Jujur dan saling percaya

Percaya, kunci utama hidup aman di Jepang. Gambar via: mcha-jp.com
Percaya, kunci utama hidup aman di Jepang. Gambar via: mcha-jp.com

Di Jepang, Anda berkeliling dengan dompet mencuat dari kantong celana pun tak jadi masalah. Tak akan ada orang yang akan mencopet Anda. Bahkan orang Jepang jarang ada yang mengunci pintu rumahnya. Mereka bisa menaruh sepeda di depan toko tanpa harus menggembok sepedanya. Hal ini dikarenakan masyarakat Jepang sangatlah jujur, kebohongan mereka anggap sebagai suatu hal yang melanggar norma. Karena pada setiap pribadinya telah menanamkan kejujuran, maka dari itu tingkat kepercayaan mereka tinggi. Hebatnya, bahkan produk-produk yang dijual dijamin sesuai dengan iklan yang dipasang saking terpercayanya. Kebiasaan jujur dan saling percaya ini juga telah terdengar di negara lain, maka tak heran banyak perusahaan asing yang mau bekerja sama atau berinvestasi di Jepang.

  1. Tepat waktu dalam berbagai hal

Gambar via: jpninfo.com
Gambar via: jpninfo.com

Salah satu penyakit mendarah daging orang Indonesia adalah ngare.Mulai dari janjian pergi, acara, bahkan jadwal keberangkatan transportasi umum. Di Jepang sendiri, orangnya sangat tepat waktu. Mereka benar-benar mengilhami ungkapan waktu adalah uang. Bahkan, transportasi umum seperti kereta juga tepat waktu. Anda hanya diberi kesempatan telat selama 0,19 detik dari waktu keberangkatan! Bagi Anda yang masih punya kebiasaan jelek ngaret lebih baik diperbaiki sebelum berkunjung ke negara ini.

  1. Merokok dengan tertib

Gambar via: www.gettyimages.com
Gambar via: www.gettyimages.com

Walaupun telah diberlakukan Undang-undang tentang larangan merokok di Indonesia, masih banyak orang yang melanggarnya. Bahkan di kendaraan umum sekalipun, perokok tak ragu untuk merokok. Padahal perokok pasif yang tak sengaja mengisap asap rokok memiliki kerugian lebih besar dibandingkan perokok aktif. Namun di Jepang, masyarakat dan pemerintah sadar atas bahaya merokok. Maka dari itu, di sediakan banyak smocking room di jalan untuk perokok aktif. Ada hukuman yang berat bagi para perokok aktif jika mereka masih saja merokok di tempat umum. Dengan hukuman berat itulah para perokok aktif pun menurut dan merokok pada smocking room yang telah disediakan.

  1. Selalu menjaga kebersihan

Gambar via: regex.info
Gambar via: regex.info

Percaya kah Anda, orang di Jepang hanya mencuci sepatu mereka setahun sekali? Ya, hal ini disebabkan karena jalanan-jalanan di Jepang yang bebas dari sampah. Orang Jepang sadar bahwa kebersihan adalah unsur penting untuk kehidupan. Mereka bahkan tidak pernah membuang ludah di jalanan sembarangan. Toilet umum Jepang juga terkenal bersih. Lantai toilet basah sedikit petugas sudah siap untuk membersihkannya. Bahkan orang Jepang yang mempunyai hewan peliharaan seperti anjing wajib memungut kotoran hewan mereka saat buang air di jalanan.

  1. Ramah bahkan terhadap orang asing

Turis asing dengan penduduk Jepang. Gambar via: traveljapanblog.com
Turis asing dengan penduduk Jepang. Gambar via: traveljapanblog.com

Negara kita memang terkenal dengan ramah tamahnya, namun siap-siap dibuat terkejut oleh keramahan orang Jepang. Jepang sering menjadi tujuan wisata oleh turis asing. Tak jarang turis asing tersesat di jalan saat pergi ke tempat objek wisata. Orang Jepang tak segan menghampiri turis yang terlihat tersesat. Walau dengan bahasa Inggris terpatah-patah mereka akan memberi tahu arah ke tempat yang dituju. Bahkan bisa sampai di antar ke tempat tersebut tanpa meminta imbalan.

  1. Mengolah sampah dengan baik

Wajib mengolah sampah dengan baik di Jepang. Gambar via: www.mthai.com
Wajib mengolah sampah dengan baik di Jepang. Gambar via: www.mthai.com

Alasan mengapa Jepang dikatakan sebagai negara terbersih bukan hanya karena orangnya yang membuang sampah pada tempatnya. Namun juga karena mereka dapat mengolah sampah dengan baik. Tidak jarang tas orang Jepang penuh dengan sampah karena mereka menolak untuk membuang sampah sembarangan jika tidak menemukan tempat sampah. Sampah itu akan mereka buang di tempat sampah rumah. Di Jepang, orangnya terkenal mandiri dalam mengolah sampah. Mereka memisahkan sampah sesuai dengan jenisnya, seperti sampah plastik sampai sampah organik. Sering kali mereka mendaur ulang sampah untuk dijadikan peralatan rumah tangga yang digunakan sehari-hari.

  1. Toleransi yang tinggi

Gambar via: www.japantimes.co.jp
Gambar via: www.japantimes.co.jp

Negara Jepang dikenal sebagai negara yang damai. Hal ini dikarenakan orang-orangnya yang memiliki toleransi yang tinggi. Kebanyakan orang Jepang menganut agama Shinto, namun tak sedikit pula dari mereka memeluk agama lain seperti Budha, Kristen bahkan Katolik. Perbedaan agama ini tak pernah menjadi permasalahan bagi mereka. Begitu juga dengan perbedaan etnis budaya di negaranya. Mereka tidak pernah mengejek orang daerah yang berbicara dengan logat darerahnya. Di Jepang penting untuk menghormati perbedaan dan memiliki rasa toleransi yang tinggi.

  1. Hidup sehat dengan makan sayur dan olahraga rutin

Usia senja bukan jadi alasan untuk tidak aktif di Jepang. Gambar via: www.geishablog.com
Usia senja bukan jadi alasan untuk tidak aktif di Jepang. Gambar via: www.geishablog.com

Saat Anda pergi ke Jepang, jangan heran jika masih banyak orang tua yang masih aktif beraktivitas. Hal ini dikarenakan tingkat kesehatan orang Jepang terbilang tinggi. Bahkan jumlah orang yang mengidap obesitas pun rendah. Mereka rutin memakan sayuran setiap hari. Rahasia lainnya adalah sering berolahraga. Di taman-taman umum banyak tersedia alat fitness yang dapat digunakan siapa saja. Orang Jepang bahkan lebih suka berjalan kaki kemana-mana, otomatis kesehatan tetap terjaga dengan kebiasaan satu ini. Tak heran di Jepang masih banyak orang tua yang berumur lebih dari 80 tahun dan masih bugar.

  1. Senang berinovasi

Salah satu inovasi pertanian Jepang, semangka bentuk segi lima. Gambar via: www.talkvietnam.com
Salah satu inovasi pertanian dan perkebunan Jepang, semangka bentuk segi lima. Gambar via: www.talkvietnam.com

Kunci utama kemajuan suatu negara adalah masyarakat dan pemerintahnya yang senang melakukan inovasi. Mereka sering menyontek kreasi orang Barat namun mereka menginovasi kreasi tersebut menjadi lebih efisien dan memiliki guna yang lebih. Maka dari itu banyak perusahaan-perusahaan teknologi di Jepang yang mampu bersaing di pangsa pasar internasional. Tak hanya di bidang teknologi, di bidang pertanian dan perkebunan pun orang Jepang senang berinovasi. Contohnya melakukan persilangan bibit tanaman untuk menghasilkan buah dan sayuran dengan kualitas unggul.

  1. Tertib akan budaya mengantri

Mengantri sebelum naik kereta. Gambar via: www.techinsider.io
Mengantri sebelum naik kereta. Gambar via: www.techinsider.io

Anda mungkin sering kesal jika sedang mengantri membeli tiket atau masuk ke dalam suatu gedung diselak oleh orang lain. Kejadian seperti ini tidak pernah terjadi di Jepang. Untuk naik kereta saja, mereka mengantri dan memberikan jalan untuk yang turun terlebih dahulu. Contoh lainnya di Osaka, jika sedang menggunakan eskalator, bagi mereka yangtak terburu-buru bisa berdiri di sisi kiri sehingga sisi kanan disediakan untuk orang yang buru-buru.

  1. Menjaga tradisi lama

Pernikahan tradisional Jepang. Gambar via: japanese-tradition.com
Pernikahan tradisional Jepang. Gambar via: japanese-tradition.com

Bangsa yang maju tidak pernah melupakan sejarahnya. Ungkapan itu masih mendarah daging di Negara Sakura ini. Tradisi lama masih sering dilakukan masyarakat Jepang bahkan sampai masalah pernikahan. Perjodohan dua orang yang disebut Omiai masih sering dilakukan. Mereka juga tak lelah melestarikan tradisi lama seperti upacara minum teh dan seni merangkai bunga atau Ike Bana. Gadis-gadis remaja Jepang pun masih kerap lalu lalang di jalanan mengenakan kimono yang merupakan baju tradisional Jepang.

Kebiasaan baik memang harus kita tiru karena walaupun kecil akan memberikan perubahan ke arah yang baik juga. Tapi jangan lupa untuk tetap menyaring pengaruh-pengaruh dari luar sehingga identitas bangsa tetap terjaga. (AH)

loading...

LEAVE A REPLY