malioboro
http://phinemo.com/

Gulalives.com, DEPOK – Begitu istimewanya Jogja. Lahir dengan sebuah kesederhanaan, tanpa disadari, ia telah menjadi pengasuh ribuan orang dan menjadikan mereka dewasa. Hingga pada akhirnya, setelah sekian tahun meninggalkan Jogja, kita menyadari bahwa ia pun terlalu istimewa untuk dilupakan begitu saja. Jogjalah tempat yang membuat kita selalu pergi bersama rindu. Makan di angkringan, bertemu dengan orang-orang sederhana dan ramah, menikmati senja atau sekedar mendiskusikan efek-efek galau cinta di warung kopi dan kafe murah meriah yang buka 24 jam adalah sebagian benih rindu yang tanpa disadari ikut merasuki sendi-sendi kehidupan.

Inilah 6 hal yang bikin kita kangen untuk kembali ke Jogja.

1. Belanja Di Malioboro

malioboro
http://phinemo.com/

Wajib rasanya jika ke Jogjakarta mampir dan belanja di malioboro. Malioboro adalah jalanan utama yang menjadi ikon kota Yogyakarta. Biasanya orang yang pertama kali liburan ke Yogyakarta bakal singgah ke jalan ini. Entah buat sekedar nongkrong menikmati kulinernya, melihat kesibukannya, atau berbelanja. Memang di Jalan Malioboro inilah jantung aktivitas kota Yogyakarta berdenyut tapa henti. Jalan dimana orang lokal menyatu dengan gerak – gerik  wisatawan.

Selain itu kalau ngomongin belanja, di Malioboro ini ada banyak sekali pilihan untuk menghabiskan waktu dengan berbelanja. Mulai dari Pasar Beringharjo hingga Stasiun Tugu, sepanjang jalan Malioboro dipenuhi oleh berbagaimacam toko. Memang ini adalah jalanan, sekaligus pusat perbelanjaan, mulai dari pertokoan hingga pedagang yang berjualan di emperan.

Barang mahal hingga murah bisa ditemukan disini. Selain itu barang yang dijual pun sangat beragam pilihannya. Mulai dari batik, kaos khas Yogyakarta, aksesoris, hingga tukang tato temporer ikut meramaikan Jalanan ini. Yang jelas, menikmati Malioboro untuk berbelanja oleh-oleh atau hanya cuci mata akan menjadi pengalaman yang bikin ketagihan ingin mencobanya lagi dan lagi.

2. Makan Di Angkringan

angkringan jogja
http://www.klikhotel.com/

Angkringan bukanlah istilah asing di kota Jogjakarta. Angkringan tak hanya menjadi tempat kuliner rakyat yang murah meriah, namun juga menjadi  sebuah budaya. Di angkringan, masyarakat bisa berkumpul dan berbincang tentang apa saja, mulai dari sepak bola sampai berita politik terhangat.

Memang sudah banyak sekarang angkringan di kota-kota besar bukan hanya di Jogjakarta. Namun apa istimewanya angkringan di Jogja? Menu yang disajikan sebenernya sama dengan angkringan pada umumnya seperti sego (nasi) kucing, sate telur puyuh dan aneka gorengan. Tapi ada satu sajian yang berbeda, yaitu Kopi Joss.

Kopi Joss merupakan menu kamulan di angkringan Jogja. Cara penyajian kopi joss sangat unik karena kopi akan di campur dengan arang yang masih merah membara. Bunyi ‘jooosssss’ yang ditimbulkannya inilah yang membuatnya disebut dengan Kopi Joss. Kopi Joss memiliki rasa unik yang khas dan tak dimiliki kopi lainnya. Konon, arang yang dicelupkan kedalam kopi akan menetralisir kafein sehingga kopi ini aman untuk pencernaan kamu.

3. Pantai Yang Indah

pantai di jogja
http://jejakku.co/

Daerah istimewa Jogjakarta ini nggak ada matinya, penuh dengan spot wisata menarik, lengkap dari wisata alam dan wisata budaya. Berbatasan langsung dengan Samudra Hindia dan memiliki garis pantai sepanjang 110 KM. Nggak heran di Daerah Istimewa Yogyakarta ada sekitar 30 pantai yang sangat indah. Pantai terindah di Jogja ini mungkin nggak akan kelar kamu kunjungi selama satu bulan.

Kebanyakan Pantai di Gunung Kidul memiliki ombak yang besar serta pasir pantai yang berwarna putih. Sebagian pantai di Gunung Kidul Yogyakarta ini malah masih sepi, sehingga banyak yang memanfaatkannya untuk camping. Acara seperti ini sangat cocok untuk acara-acara khusus yang diikuti tidak banyak orang. Pada malam hari mereka bisa membuat api unnggun dan menikmati suasana malam di pantai. Tapi untuk saat ini keindahan wisata pantai di Gunung Kidul ini sudah banyak diketahui oleh banyak wisatawan sehingga pada hari-hari libur selalu ramai dikunjungi pengunjung.

4. Gudeg Tengah Malam

gudeg jogja
pegipegi.com

Kehidupan kuliner di Jogja seolah tak mengenal batasan waktu. Hampir setiap waktu selalu saja ada tempat-tempat kuliner yang siap menjamu para pecinta kuliner. Salah satu buktinya makanan Gudeg, makanan manis-gurih dari buah nangka muda ini adalah salah satu penkamu bahwa Jogja tak pernah tidur. Tiap pukul sembilan malam, ketika banyak toko telah tutup, maka para pedagang gudeg ini mulai bangun dan menata dagangannya di atas meja sederhana. Tikar-tikar digelar di emperan toko atau di trotoar yang tak mungkin dilalui pejalan kaki lagi. Menunggu dan mengantri di malam hari hanya demi seporsi gudeg yang menenangkan perut, ah…sudah pasti ini hanya terjadi di Jogja.

5. Alun-alun Kidul dan Wedang Ronde

alun-alun kidul
panduanwisata.id/

Menikmati semangkuk wedang ronde hangat sambil duduk di atas gelaran tikar menjadi penyempurna tiap kali Kamu berkunjung ke Alun-alun Kidul. Kerlip warna-warni berbagai bentuk odong-odong yang sibuk mengitari Alun-alun ditambah dengan teriakan heran bercampur gemas dari mereka yang tak berhasil melewati ringin kurung (dua beringin kembar) menjadi kombinasi yang pas. Jika Kamu pernah tinggal di Jogja, paling tidak Kamu pernah menikmati suasana ini dan ingin mengulangnya kembali suatu hari nanti.

6. Oleh-Oleh Bakpia

bakpia jogja
http://1.bp.blogspot.com/

Sebagian besar masyarakat yang berkunjung ke kota Jogja pasti membeli bakpia sebagai oleh-oleh khas Yogyakarta. Makanan yang berisi kacang hijau dan dibalut tepung ini menjadi incaran para pengunjung kota ini. Variasi rasanya yang beragam juga membuat semua kalangan dapat menikmati kue bulat ini.

Itulah hal-hal yang membuat kita kangen untuk kembali berada di kota Jogjakarta. Semoga Artikel ini bermanfaat bagi para pembaca.

 

loading...

LEAVE A REPLY