Galau
Anak Muda Sekarang Sering Galau Sumber: www.ayeey.com

Gulalives.com, JAKARTA – Sobat gulalives, kamu tahu kenapa sekarang banyak anak muda gampang sekali merasa galau? Alasan galaunya juga tidak jelas. Parahnya kegalauan yang mereka rasakan kemudian berdampak pada integritas dan produktivitas.

Kebanyakan yang sering terlintas adalah makna yang terakhir, yakni keadaan pikiran yang kacau atau tidak keruan. Dengan mental anak mudanya menjadi lemah, mudah terombang-ambing, cepat putus asa, lama-kelamaan menjadi pecundang dan pengecut yang semangat dan kegigihannya mudah menguap, sampai hilang tak berbekas.

Tidak dipungkiri bahwa anak-anak muda zaman sekarang sering sekali menggunakan kata galau pada hampir semua keadaan. Mau lagi sedih, susah, bimbang, ragu dan perasaan suram lainnya ujung-ujungnya baper.

Duh, jangan sampai penyakit yang seperti itu menjadi wabah bagi generasi muslim, khususnya di negeri ini. Sebenarnya, hal-hal apa saja yang membuat anak muda seringkali merasa galau tidak jelas? Yuk, kita simak ulasannya di sini!

1. Suka Baca Quotes-quotes Tentang Putus Cinta

Quotes putus cinta
Galau Karena Quotes Cinta Sumber: www.pinterest.com

Terkadang, quotes tentang gagal cinta dengan tema begini pasti membuat hati terharu, menguras air mata, tapi sama sekali tidak istimewa karena hanya akan membuat hatimu semakin merasa sedih padahal hidupmu biasa saja, bahagia-bahagia saja.

Kamu menjadi mudah melankolis, lemah, dan membayangkan hal yang tidak-tidak, yang sama sekali tidak penting.

2. Mendengarkan Musik Melow

Galau karena mendengarkan musik melow
Mendengarkan Musik Melow Sumber: www.virgin.com

Coba kamu cek list lagu-lagu di ponselmu, apakah lebih banyak lagu melankolis atau lagu dengan nada pemicu adrenalin?

Nah, kalau lebih banyak lagu melankolis, yang mendayu-dayu, semakin jelaslah mengapa anak muda sekarang mudah sekali galau-galau aneh yaa.

Musik yang melankolis jika terlalu sering didengar, tidak baik untuk kesehatan jiwamu lho. Serius. Karena, musik melankolis akan membuat pikiranmu melayang pada hal-hal yang menyedihkan, dan itu sama sekali tidak penting untuk dipikirkan karena justru akan membuatmu sedih saja.

3. Salah Prinsip

Salah Prinsip
Hati-Hati Dengan Prinsip Hidupmu Sumber: onehdwallpaper.com

Guys, hati-hati dengan prinsip hidupmu. Jangan sampai mudah terkikis hanya karena perasaan galau dan upaya untuk menghilangkan kegalauan tersebut dengan cara yang salah.

Di sinilah peran orang tua untuk menanamkan prinsip kuat kepada anak sehingga tidak mudah terombang-ambing, mengenal identitas dirinya, dan tidak terbawa arus modernitas yang semakin sesat.

4. Berita yang Kamu Tonton Juga Berpengaruh Untukmu

Menonton Berita Negatif
Berita yang Kamu Tonton Juga Berpengaruh Untukmu Sumber: lifestyle.bisnis.com

Berita terutama yang isinya negatif, bukan berarti hoax. Mengonsumsi berita macam ini dapat menyerap semangat kamu dan menghambat munculnya pikiran-pikiran yang positif di otak. Nah jadi, pintar-pintarlah dalam memilah tontonan yang kamu lihat, yaa.

5. Suka Nonton Film Drama

Koleksi Film Drama
Suka Nonton Film Drama Sumber: www.tribunnews.com

Ini dia ancaman paling berbahaya bagi generasi muda, yaitu drama korea! Mungkin sekarang sinetron tidak begitu banyak menarik minat ya, khususnya sinetron Indonesia karena isinya benar-benar tidak bermutu. Sama sekali.

Kemudian hadirlah, drama korea sebagai alternatif baru untuk menghibur anak muda yang identitas dirinya belum kuat, menjadi semakin mudah terombang-ambing. Hidup ini tidak seindah dan semanis drama korea, guys

6. Suka Kepo Hal-hal yang Tidak Penting

Terlalu Kepo
Suka Kepo Hal-hal yang Tak Penting Sumber: female.kompas.com

Media sosial menjadi negatif ketika banyak dampak-dampak yang munculnya perasaan galau pada para anak muda. Alasannya sepele, karena mereka yang hobi “Kepo“.

Kabar buruknya, hobi “Kepo” ini bisa menyebabkan si tukang “Kepo” menjadi iri ketika melihat prestasi orang lain, misalnya. Membuat hatinya menjadi tidak nyaman atas sesuatu. Kemudian muncullah prasangka buruk yang macam-macam.

7. Khawatir Terhadap Penilaian Orang

 Takut dengan pendapat orang lain
Khawatir Terhadap Penilaian Orang Sumber: acehraya.co.id

Kamu terlalu banyak memikirkan hal-hal apa saja yang ada di kepala orang lain tentangmu. Kamu menjadi berprasangka macam-macam. Dan ini akan menghabiskan sangat banyak energimu.

Kamu bisa menjadi pribadi yang mudah tersinggung, naik emosinya, tidak sabar, dan sifat sikap buruk lainnya.

8. Kebanyakan Pacaran

Banyak Memiliki pacar
Kebanyakan Pacar Sumber: www.solokebaya.net

Buat kamu, kebanyakan pacaran mendingan, stop pacaran deh. Karena, cuma buang-buang waktu, dan kamu nggak akan dapat apapun selain sakit hati, php, dan dosa. Wuah! Ngeri nggak tuh?

Pacaran itu isinya cuma php, serius. Kamu tidak akan pernah berhenti dari perasaan galau karena status hubungan yang tidak jelas. Guys, pacaran itu kan masih absurd sebenarnya.

Yaa tidak bisa melangkah lebih jauh, selain makan bersama, nonton, dan aktivitas outdoor yang sangat biasa saja. Terkadang, kebanyakan harapan-harapan yang diberi pacarmu, belum tentu akan terus berlanjut ke jenjang pernikahan.

9. Rumput Tetangga Selalu Tampak Lebih Hijau

Rasa iri hati mulai muncul
Rumput Tetangga Selalu Tampak Lebih Hijau Sumber: www.merdeka.com

Setiap orang memiliki potensi, rezeki, dan takdirnya masing-masing. Setiap takdir Allah yang diberikan itu pasti baik. Dan kamu hanya perlu melihat dirimu sendiri, tingkatkan prestasimu, dan buang jauh-jauh pandangan kepada orang lain.

Terlalu sering melihat pencapaian orang hanya akan membuatmu sakit sendiri, galau, dan menjadi tidak peka terhadap kebutuhan diri sendiri.

loading...

LEAVE A REPLY