Gambar via: www.flora2000.com

GULALIVES.com, Depok- Jodoh adalah orang yang telah ditakdirkan untuk setiap insan manusia. Suatu saat Anda pasti akan bertemu dengan jodoh Anda. Namun dimana, siapa, dan kapan Anda bertemu dengannya adalah sebuah misteri. Sudah menjadi impian dari semua orang untuk bertemu dengan jodoh mereka dan hidup bahagia selamanya. Maka dari itu, tak sedikit dari mereka yang rela melakukan tradisi unik untuk bertemu dengan jodoh yang sudah ditakdirkan. Ingin tahu tradisi unik yang dilakukan orang-orang untuk mencari jodohnya?

  1. Menarik hati lawan jenis dengan bersiul

Gambar via: fusion.net
Gambar via: fusion.net

Di Indonesia, bersiul punya banyak arti. Ada yang disangka memanggil makhluk halus, memanggil hewan peliharaan, namun paling sering diartikan sebagai menggoda kaum hawa. Lain halnya dengan Suku Kickapoo yang tinggal di Meksiko. Pria-pria asal suku ini justru wajib bisa bersiul. Mengapa? Karena Suku Kickapoo ini mempunya tradisi unik memanggil pasangannya dengan cara besiul. Mereka menganggap bersiul adalah hal yang romantis. Makin siulannya indah, semakin pula kaum hawa dengan pria itu. Biasanya siulan dilakukan saat senja hari untuk mengisyaratkan rencana pertemuan keduanya lalu dilanjutkan kencan pada malamnya.

  1. Mengandalkan ayam jantan untuk meramal siapa yang menikah duluan

Gambar via: commons.wikimedia.org
Gambar via: commons.wikimedia.org

Ayam jantan bukan hanya dijadikan peliharaan, di Belarus sebuah negara di Eropa Utara, hewan satu ini justru dijadikan peramal siapa yang menikah duluan. Khususnya dilakukan oleh wanita yang belum menikah, mereka melakukan permainan yang diberi nama Kaliady. Masing-masing menyediakan umpan ayam yang berupa biji jagung pada piring plastik dan ditaruh dengan cara berjejer. Mereka lalu melihat umpan siapa yang paling pertama dimakan oleh ayam jantan. Pemilik umpan yang pertama dipatuk ayam jantan ini lah yang diramalkan menikah duluan.

  1. Gredoan, Mendatangi Langsung Rumah Tambatan Hati

Gambar via: posko.antarafoto.com
Gambar via: posko.antarafoto.com

Di Indonesia sendiri ada juga tradisi pencarian jodoh. Salah satunya di Banyuwangi. Di sana terdapat tradisi yang bernama Gredoan. Gredoan sendiri berarti menggoda, yakni pria menggoda wanita dengan cara yang sopan. Tradisi ini dilakukan para pria dewasa yang belum menikah dengan cara mendatangi langsung rumah sang wanita untuk diajak berkenalan. Tradisi ini telah dilakukan secara turun temurun dan masih dilestarikan sampai sekarang. Gredoan diadakan setiap malam peringatan Maulid Nabi dengan ditandai dengan pawai mengelilingi desa.

  1. Mencari jodoh di akhir pekan

Gambar via: whenonearth.net
Gambar via: whenonearth.net

Cina memang dikenal sebagai negara yang mempertahankan tradisi dan budayanya. Walaupan era globalisasi sudah sampai di sana, mereka tetap enggan meninggalkan tradisi yang telah mendarah daging. Salah satunya mencari jodoh dengan cara tradisional ini, yakni datang ke sebuah taman di Shanghai pada akhir pekan. Anda akan melihat ratusan biodata pria dan wanita yang digantung. Biodata ini dimaksudkan untuk menyediakan informasi untuk pria atau wanita yang ingin mencari jodoh. Yang sering mendatangi taman ini biasanya orangtua yang ingin mencarikan pasangan hidup terbaik untuk anak mereka. Walaupun telah dikeluarkan undang-undang untuk anak-anak mencari jodohnya sendiri.

  1. Apel rasa ketiak, jembatan jodoh pria dan wanita Austria

Gambar via: www.colourbox.com
Gambar via: www.colourbox.com

Mendengar namanya saja Anda mungkin sudah mengernyitkan dahi. Namun di Austria, pria justru harus mau memakan apel rasa ketiak untuk menemukan jodohnya. Tradisi ini dilakukan oleh wanita dengan cara mengepit apel yang sudah dibelah dua di ketiak mereka. Mereka lalu menari sampai apel basah oleh keringat mereka. Apel lalu diberikan pada pria yang Ia sukai. Jika sang pria mau memakan apel tersebut, mereka dipastikan akan segara melangkah ke jenjang pernikahan.

  1. Omed-omedan asal Bali

Gambar via: www.theweek.co.uk
Gambar via: www.theweek.co.uk

Tradisi ini datang dari Pulau Dewata, Bali bernama Omed-omedan. Omed-omedan dilakukan oleh sekelompok pria dan wanita dengan cara berciuman massal di depan umum. Tradisi diawali dengan sembahyang kemudian perwakilan dari salah satu kelompok pria dan wanita kemudian disuruh berciuman di depan umum. Mereka akan diguyur dengan air sebagai tanda tradisi selesai. Selanjutnya kelompok dibagi ke dalam dua kelompok dan melakukan prosesi yang sama.

  1. Berburu gadis di malam hari

Gambar via: www.baconscouts.com
Gambar via: www.baconscouts.com

Diam-diam menyelinap ke rumah seorang wanita  mungkin sudah menjadi tindak kejahatan di negara lain. Namun di Buthan, hal ini justru dilakukan untuk mencari jodoh. Para pria dewasa berbondong-bondong mendatangi rumah wanita idaman mereka masing-masing. Kemudian mereka akan menyelinap ke dalam kamar wanita tersebut. Tradisi ini diberi nama Bonema Tujuannya untuk mengenal satu sama lain lebih dekat. Orangtua wanita tak boleh tahu kedatangan sang pria, jika mereka tahu mereka akan segera menikahi keduanya. Sayangnya, Bonema sudah jarang dilakukan karena adanya pergeseran nilai moral.

Itulah tradisi unik yang ditempuh orang-orang untuk mendapatkan jodoh mereka. Usaha apa saja memang boleh dilakukan, namun Anda harus mengingat bahwa jodoh adalah rahasia Illahi yang masih akan menjadi misteri. Yakinlah Tuhan telah memberikan jodoh yang sebaik-baiknya dengan Anda, yang harus kita lakukan adalah bersabar, memperbaiki diri dan terus berdoa memohon jodoh yang baik. (AH)

loading...

LEAVE A REPLY