Gaya desain Shabby Chic yang lembut.

Gulalives.com, JAKARTA – Familiar dengan istilah Shabby Chic? Kita biasanya menghubungkan gaya Shabby Chic dengan warna-warna pastel yang lembut. Tapi, apa sih sebenarnya arti Shabby Chic?

Secara harfiah, Shabby Chic terdiri dari kata Shabby  dan Chic, ternyata memiliki arti lusuh dan bergaya. Sebagaimana arti harfiahnya, begitu pula pengertian Shabby Chic secara umum.

Gaya desain Shabby Chic yang lembut. Foto: homegardenco.
Gaya desain Shabby Chic yang lembut. Foto: homegardenco.

Shabby chic  juga memiliki istilah lain, yakni Bohemian atau Boho. Gaya Shabby Chic kental dengan warna-warna pastel yang lembut. Warna-warna seperti biru, merah muda, hijau, atau bahkan emas sekalipun yang dibuat secara lembut dapat menghiasi ruangan bergaya Shabby Chic.

Lantas bagaimana nuansa Shabby Chic ini jika diterapkan untuk rumah? Warna-warna ini dapat diaplikasikan secara tidak merata pada panel dinding maupun furnitur pengisi ruangan, sehingga kesan unfinished pun dapat terasa muncul di ruangan.

Kesan unfinished juga bisa hadir dari tampilan dinding bata yang tidak dilapis semen dan hanya dicat warna putih ataupun pada panel dinding yang dibuat dari papan kayu.

Gaya desain Shabby Chic yang lembut.
Untuk furnitur, biasanya digunakan furnitur bermaterial kayu yang dicat secara tidak merata agar terlihat usang seperti telah termakan waktu puluhan tahun. Tak jarang pula, furnitur dibuat rusak dengan goresan-goresan. Bahkan kita dapatmemanfaatkan perabot lama di rumah lho.

Cara paling gampang meniru konsep Shabby Chic adalah rumah desainer busana muslim Ria Miranda. Selain pemilihan gaya dalam koleksi busana, rumah Ria juga kental nuansa Shabby Chic. Gaya klasik Amerika merupakan sentuhan gaya Shabby Chic yang dipakai oleh Ria Miranda pada huniannya.

Interior rumah Ria Miranda kental dengan nuansa Shabby Chic.
Interior rumah Ria Miranda kental dengan nuansa Shabby Chic.

Rumah tersebut memiliki ruang keluarga dengan warna cat baby blue yang menyegarkan, furnitur berwarna floral dan pastel menjadi sebuah sambutan cantik untuk para tamu yang datang. Rumah ini terinspirasi dari desainer interior Rachel Ashwell yang sudah sangat terkenal dengan gaya American Shabby Chic-nya.

Ternyata ada trik tersendiri bila kita benar- benar ingin membuat gaya Shabby Chic. Tidak hanya dengan pemakaian warna soft atau pastel, namun kita juga bisa bermain di penerangan, maksudnya kita bisa mengganti lampu dengan indirect lamp. Kenapa indirect lamp? Karena lampu ini dapat menimbulkan kesan kalem dan kesan terang namun temaram, pencahayaan seperti itu cocok untuk gaya Shabby Chic.

Gaya desain Shabby Chic yang lembut. Foto: Pinterest.
Gaya desain Shabby Chic yang lembut. Foto: Pinterest.

Ruang makan bergaya Skandinavian

Gaya skandinavian merupakan gaya yang lekat dengan gaya Shabby Chic. Penggunaan lantai kayu parket jadi salah satu gaya Shabby Chic yang ada di deretan ruang makan ini. Penggunaan warna putih dan pastel pada dinding dan furnitur juga memperlihatkan gaya Shabby Chic yang khas. Tidak hanya itu pengaplikasian furnitur yang usang serta ruang yang unfinished juga menjadi salah satu kunci pada ruang makan berikut ini.

Tak berbeda jauh dengan penerapan gaya Shabby Chic, gaya Skandinavian juga banyak menggabungkan berbagai desain interior mulai dari klasik, modern dan elegan.

Gaya desain Shabby Chic yang lembut.
Gaya desain Shabby Chic yang lembut.

Interior Inggris kklasik di Mangia Cafe

Sebagian besar furnitur di Mangia Café berbahan dasar kayu. Keberadaan material ini sengaja diekspos dengan memperlihatkan serat-serat aslinya. Penambahan cat hanya sekadar untuk menutupi keusangannya. Warna cat pun dipilih yang bernuansa pastel, agar kesan Shabby Chic menonjol.

Nah, bisa jadi referensi berguna buat interior rumah kamu kan? (VW)

loading...

LEAVE A REPLY