gambar al quran
discoverthetruthdotcom.files.wordpress.com

Gulalves.com, Depok – Al-Qur’an merupakan kitab suci kita sebagai ummat Islam. Al-Qur’an merupakan kalam Allah SWT yang diwahyukan  kepada nabi agung kita Muhammad SAW. Al-Qur’an merupakan petunjuk kita hidup di dunia dan di akhirat. Tanpa al Qur’an hidup kita tidak jelas dan tidak berorientasi. Rosululloh Muhammad SAW meninggalkan pesan kepada kita untuk menjada kitabulloh yaitu Al Qur’an dan Sunnah beliau yang agung. Siapa yang bisa mengamalkan keduanya, insyaAlloh akan masuk surga.

Berikut ini adalah Keutamaan seseorang yang membaca Al Quran.

1. Mampu Menentramkan Hati

gambar hati tentram
armigroup.files.wordpress.com

Mungkin selama ini Anda sangat kurang membaca ayat-ayat Allah SWT, yakni kitab suci Al-Qur’an. Dan inilah salah satu penyebab Anda mudah untuk terganggu hatinya sehingga dan hati anda pun merasa tidak tenang. Oleh sebab itu, mari kembali dengan menghidupkan amalan ini.

Membaca kitab suci Al-Qur’an membuat hati setiap manusia menjadi tenang karena mengingat nama Allah, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingat, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.” (QS.13:28)

2. Penghalang Dari Api Neraka

gambar api neraka
abuzuhriy.files.wordpress.com

Dari Aisyah r.a. berkata, Rasulullah saw. Bersabda, “membaca Al quran di dalam shalat lebih utama daripada di luar shalat, membaca al-quran di luar shalat lebih utama daripada tasbih dan takbir, tasbih lebih utama daripada sedekah, sedekah lebih utama daripada puasa dan puasa adalah penghalang dari api neraka.” (HR. Baihaqi – Syu’abul Iman)

Menurut hadist ini puasa di tempatkan paling akhir. Apabila puasa saja dikatakan sebagai penghalang dari api neraka, maka bagaimanakah rahmat yang diberikan kepada orang yang membaca al-quran.

3. Mendapatkan Dua Ribu Derajat

gambar quran
http://www.islamic-research.org/

Dari Aus ats Tsaqafi r.a meriwayatkan dari kakeknya bahwa Rasulullah saw. Bersabda, “Membaca al Quran dari hafalan mendapat seribu derajat pahala, sedangkan membaca al Quran dengan melihat mushaf mendapatkan dua ribu derajat.” (HR. Baihaqi)

Dalam hadist ini diterangkan bahwa membaca al Quran dengan melihat mushaf lebih utama. Karena membaca al Quran dengan melihat mushaf kita dapat memikirkan maknanya, juga kita mendapat keutamaan dari segi ibadah lainnya, seperti melihat al Quran, memegangnya, dan lain-lain. hal inilah yang menyebabkan membaca al Quran dengan melihat mushaf dikatakan lebih utama.

4. Membersihkan Hati Yang Berkarat

gambar hati berkarat
http://static.wixstatic.com/

Dari Abdullah Ibnu Umar r.a. meriwayatkan, “Sesungguhnya, hati itu dapat berkarat sebagaimana besi berkarat.” Rasulullah SAW lalu ditanya ”Wahai Rasulullah, apa yang bisa membuat hati agar tidak berkarat? Rasulullah saw. Bersabda, “ Membaca Alquran dan mengingat kematian.” (HR al-Baihaqi).

Hati adalah cermin cahaya (nur) ilahi. Karena itu, wajar jika hati yang berkarat akan kembali memancarkan cahaya te rang apabila diasupi hidangan rabbani. Sebab, Alquran merupakan “jamuan spesial” Allah SWT (ma’dubatullah) bagi hamba-Nya.

Jamuan kemuliaan ini tentu harus dinikmati dan dimaknai. Memaknai Alquran identik dengan membaca, memahami, menghayati, mengapresiasi, dan mengamalkan seruan berpikir rasional, pesan-pesan moral dan spiritualnya.

Dengan kata lain, agar hati tidak berkarat, mudarasah Al quran harus terus dilakukan dan dibudayakan; bukan sekadar mengaji (tilawah), membaca, dan mempelajari pesannya (qira’ah wa tadarus), melainkan memahami, menerjemahkan, dan mengaktualisasikan nilai-nilainya dalam ke hidupan nyata (mudarasah), sehingga spirit Alquran itu menjiwai dan menggelorakan kehidupan yang semakin jauh dari nilai-nilai kebenaran, kebaikan, keadilan, keindahan, dan kedamaian.

5. Yang Mahir Membaca Dia Akan Bersama Malaikat dan Yang Terbata-bata Mendapat Dua Pahala

gambar malaikat
http://2.bp.blogspot.com/

Sabda Rasulullah SAW “Orang yang mahir membaca Al-Qur’an kelak (mendapat tempat disurga) bersama para utusan yang mulia lagi baik. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dan masih terbata-bata, dan merasa berat dan susah, maka dia mendapatkan dua pahala.”

Dua pahala ini, salah satunya merupakan balasan dari membaca Al-Qur’an itu sendiri, sedangkan yang kedua adalah atas kesusahan dan keberatan yang dirasakan oleh pembacanya.

6. Pemberi Syafaat Di Hadapan Allah

gambar al quran
discoverthetruthdotcom.files.wordpress.com

Dari Sa’id bin Sulaim r.a. secara mursal bahwa Rasulullah SAW. bersabda,“Tidak ada pemberi syafaat (penolong) yang lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada al Qur’an. Bukan Nabi, bukan malaikat, dan bukan pula yang lain.”(Hr. Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).

Sebuah hadist yang diriwayatkan oleh al Bazzar dalam kitab La’aali Mashnu’ah, mengatakan, “Apabila seseorang meninggal dunia, sementara keluarganya sibuk mempersiapkan upacara pengebumian, seseorang yang berwajah sangat tampan akan berdiri di dekat kepalanya.

Ketika mayat itu dikafani, maka orang itu akan berada di antara kain kafan dan dadanya. Setelah selesai penguburan, para pelayat sudah meninggalkannya, maka datanglah malaikat Munkar dan Nakir kemudian memisahkan orang itu supaya mereka dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada ahli kubur itu tanpa gangguan.

Tetapi orang itu berkata, “Ia adalah teman dan sahabatku, saya tidak akan meninggalkannya hingga saya membawanya masuk ke surga.” Setelah itu ia berpaling ke arah mayat sahabatnya itu dan berkata,”Sayalah al Quran yang telah engkau baca, kadangkala dengan suara keras, kadang jala dengan suara perlahan. Jangan bimbang, setelah ditanya Munkar dan Nakir engkau tidak akan berduka cita.”

 

 

loading...

LEAVE A REPLY