Gulalives.co, Depok –  Kehidupan di penjara memang dikhususkan sebagai tempat yang paling tepat untuk menghukum para pelaku kriminal atau penjahat agar mereka jera dan takut untuk mengulangi kejahatan mereka. Ya untuk itu kita jangan sampai terlibat oleh sesuatu yang merugikan dan bisa menjebloskan kita ke Penjara ya sob. Mungkin banyak juga diantara kalian yang membayangkan kehidupan dalam penjara adalah ruang gerak yang serba terbatas, penuh dengan kotoran dan penyakit. Tapi berbeda dengan beberapa penjara berikut ini, karena bukan hanya sebatas pada penyakit, tapi juga kekerasan yang ada di dalam penjara tersebut.

Hal tersebut dilakukan untuk memberi efek jera dan takut untuk para penjahat agar tidak mengulangi lagi. Nah, kira-kira seperti apa penampakan penjara terkejam di dunia. Di antara 10 penjara ‘mengerikan’ ini terselip satu penjara dari Asia Tenggara, yakni, Bang Kwang Prison Atau dikenal ‘Bangkok Hilton’. Inilah penjara paling ‘mematikan’ di Asia Tenggara. Bukan hanya penuh sesak dan tak layak, tapi juga karena ke brutalannya. Berikut selengkapya untuk sobat ketahui:

#1 Bang Kwang

penjara5

Penjara ini berada di negara Thailand, tepatnya kurang lebih 7 mil dari kota Bangkok. Penjara yang dijuluki The Bangkok Hilton ini sangat identik dengan penyiksaan para narapidananya. Selain penyiksaan, para narapidana juga ditempatkan di sel kecil dan mereka harus berdesak-desak. Para narapidana di penjara Bang Kwang harus mengunakan rantai borgol di kaki mereka selama tiga bulan pertama masa hukuman mereka. Sedangkan untuk narapidana yang mendapatkan hukuman mati, hanya diberitahu beberapa jam sebelum dilakukan eksekusi yaitu dengan di bius mati.

#2 San Quentin

Penjara 4

Penjara ini dikenal sebagai salah satu penjara tertua di dunia, dimana sudah berdiri sejak tahun 1852. Penjara yang berada di California ini dilengkap dengan kamar gas, tapi kamar tersebut tidak pernah digunakan. Untuk eksekusi mati, mereka lebih suka mengunakan suntikan mati. Penjara San Quentin dikenal sebagai salah satu penjara terkejam di dunia, dimana masalah kekerasan tidak pernah berhenti di dalamnya. Misalnya, pada tahun 2006, terjadi sebuah insiden, dimana terjadi sebuah serangan rasial yang mengakibatkan kurang lebih 100 narapidana luka-luka dan 2 orang meninggal. Banyak pihak yang melaporkan bahwa penjara ini terlalu berbahaya ditempati, tapi dalam beberapa tahun terakhir, penjara San Quentin mulai berbenah agar lebih layak ditempat oleh narapidana.

#3 Alcatraz Island

penjara6

 

Penjara Alcatraz Island merupakan salah satu penjara paling terkenal di dunia. Penjara ini berada di San Francisco, tepatnya di pulau Alcaatraz. Penjara ini sudah menjadi rumah untuk banyak panjahat paling berbahaya di dunia. Salah satu orang yang pernah menjadi tahanan terkenal di penjara ini yaitu Al ‘Scarface’ Capone. Penjara ini juga terkenal dengan insiden kekerasan, dimana banyak narapidana yang berusaha melarikan diri, insiden ini disebut Battle Of Alcatraz (1946). Karena besarnya biaya pengelolaan dan reputasi yang semakin hari bertambah buruk, akhirnya pada bulan Maret 1963, penjara ini dipaksa untuk ditutup.

#4 Rikers Island

penjara3

Penjara ini sangat legendaris dan cukup ditakuti di kota New York. Penjara yang berada di Bronx, tepatnya terletak di pulau Rikers ini memiliki anggaran dana lebih dari 800 juta dollar AS tiap tahunnya atau setara dengan Rp 10,5 triliun. Menurut kabarnya, penyiksaan di penjara ini sangat mengerikan, bahkan sipir penjara pun mengatakan takut melihat langsung kekerasan seperti pemukulan dan pembunuhan seolah-olah adalah hal yang biasa. Penjara Rikers Island dianggap yang paling ketat di dunia.

#5 Tadmor Suriah

Penjara2

Kalau yang ini berada di negara Suriah, dimana penjara ini dikenal sebagai salah satu tempat terkeji dalam hal penindasan. Tiap aspek dalam penjara sudah dinyatakan dan dirancang untuk merendahkan para napi. Insiden paling terkenal dipenjara ini yaitu saat pada tahun 1980, dimana ketika itu, presiden Hafez Al-Assad selamat dari serangan para napi kala presiden tersebut berkunjung ditempat ini. Kemudian dia memerintahkan para prajuritnya untuk mengeksekusi para napi yang terlibat menyerangan tersebut. Pada tahun 2001 penjara ini ditutup karna tidak ingin menambah jumlah napi dan menghindari tindak kekerasan. Tapi pada tahun 2011 silam, penjara ini dibuka kembali dengan harapan tidak ada kekerasan lagi di dalamnya. Tapi faktanya hal ini tidak pernah berubah.

loading...

LEAVE A REPLY