Unpad jadi PTN favorit siswa SNMPTN 2016.

Gulalives.com, JAKARTA – Universitas Padjadjaran (Unpad) berada di posisi teratas perguruan tinggi negeri (PTN) yang dipilih oleh siswa SMA dan sederajat pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016.

Di antara PTN lainnya, Unpad menduduki puncak kampus paling diminati siswa SMA dan sederajat.

Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau maju sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.
Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau maju sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.

“Tahun ini, Unpad dipilih 58.937 pendaftar. Di tempat kedua ada Universitas Brawijaya (UB) dengan 47.452 pendaftar pada SNMPTN 2016,” ujar Ketua Umum Panitia SNMPTN dan SBMPTN 2016 Rochmat Wahab dalam konferensi pers hasil SNMPTN 2016 di Kemristekdikti, hari ini (9/5).

Berikut 10 besar kampus favorit pada SNMPTN 2016:

1. Universitas Padjadjaran (Unpad) – 58.937 pendaftar

2. Universitas Brawijaya (UB) – 47.452 pendaftar

3. Universitas Diponegoro (Undip) – 43.634 pendaftar

4. Universitas Gadjah Mada (UGM) – 43.636 pendaftar

5. Universitas Sumatera Utara (USU) – 39.143 pendaftar

6. Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) – 39.017 pendaftar

7. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) – 38.098 pendaftar

8. Universitas Negeri Semarang (Unnes) – 36.897 pendaftar

9. Universitas Hasanuddin (Unhas) – 34.064 pendaftar

10. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) – 33.183 pendaftar

Unpad jadi PTN favorit siswa SNMPTN 2016.
Unpad jadi PTN favorit siswa SNMPTN 2016.

Sedangkan urusan siswa terbanyak yang lolos SNMPTN 2016 diraih oleh provinsi Jawa Timur. Dari total 645.202 pendaftar SNMPTN 2016, 18.132 peserta asal Jawa Timur lolos seleksi.

Setelah provinsi Jawa Timur, jumlah peserta terbanyak kedua adalah dari Provinsi Jawa Barat dengan jumlah 12.310 peserta, kemudian disusul Provinsi Jawa Tengah dengan 9.510 peserta yang lolos.

“Universitas negeri di Jawa Timur banyak, dibandingkan yang ada di Jawa Tengah atau provinsi lainnya. Jadi perlu dilihat dari sisi itu juga,” kata Rochmat.

Pada kesempatan itu, panitia SNMPTN 2016 merilis 10 besar provinsi dengan peserta yang paling banyak lolos seleksi jalur rapor itu. Provinsi tersebut, yakni:

Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau lebih cepat sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.
Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau lebih cepat sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.

1. Jawa Timur dengan 18.132 peserta

2. Jawa Barat dengan 12.310 peserta

3. Jawa Tengah dengan 9.510 peserta

4. Sunatera Utara dengan 7.250 peserta

5. Aceh dengan 5.401 peserta

6. Sumatera Barat dengan 5.011 peserta

7. Sulawesi Selatan dengan 4.866 peserta

8. DKI Jakarta dengan 4.825 peserta

9. Sulawesi Tenggara dengan 3.817 peserta

10. Riau dengan 3.619 peserta

Panitia SNMPTN 2016 sendiri memajukan pengumuman hasil SNMPTN 2016 menjadi hari ini, 9 Mei atau satu hari lebih cepat dibandingkan jadwal sebelumnya. Pengumuman peserta yang lolos tersebut dapat diakses melalui laman resmi SNMPTN 2016 dan beberapa laman PTN mulai pukul 13.00 WIB.

Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau lebih cepat sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.
Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau lebih cepat sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.

SNMPTN adalah salah satu bentuk jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia, selain seleksi mandiri (melalui Ujian Mandiri) serta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

SNMPTN diselenggarakan pertama kali oleh Ditjen Dikti tahun 2008 atas jawaban terhadap kisruh yang terjadi di forum rektor PTN se-Indonesia terkait penyelenggaraan SPMB oleh Perhimpunan SPMB Nusantara, yang dianggap tidak sesuai dengan pola keuangan PTN non-BHMN.

Pada awalnya, SNMPTN terdiri dari dua jalur yaitu SNMPTN undangan (seperti PMDK) melalui nilai rapot dan SNMPTN tulis melalui ujian tulis. Nah, pada tahun 2013, SNMPTN tulis diubah nama menjadi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

SNMPTN Undangan kemudian berganti nama menjadi SNMPTN (tidak pakai undangan) dengan kriteria seleksi penerimaan berdasarkan nilai rapot, nilai Ujian Nasional, dan prestasi akademis lainnya.

Nah, kamu udah cek belum? (VW)

loading...

LEAVE A REPLY