Unpad jadi PTN favorit siswa SNMPTN 2016.

Gulalives.com, JAKARTA – Buat orangtua yang anaknya lulus SMA, hari ini pasti deg-degan menanti pengumuman apakah si buah hati lolos melalui jalur undangan ke PTN pilihan.

Nah, hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau lebih cepat sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.

hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau maju sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.
hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau lebih cepat sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.

Panitia pusat SNMPTN 2016 pun memberikan keterangan resmi terkait jalur undangan yang diikuti sedikitnya 600 ribu siswa SMA dan sederajat untuk merebut satu kursi di 76 PTN.

Berdasarkan data, pendaftar SNMPTN 2016 yang telah melakukan finalisasi adalah 645.202 siswa. “Yang kami terima 115.178 siswa atau 17,85 persen dari total pendaftar,” ujar Ketua Umum Panitia SNMPTN dan SBMPTN 2016 Rochmat Wahab dalam konferensi pers Hasil SNMPTN 2016 di Kemristekdikti, Jakarta, Senin (9/5).

Angka penerimaan calon mahasiswa melalui SNMPTN ini menurun jika dibandingkan tahun lalu. Pada SNMPTN 2015, panitia menerima 137.005 calon mahasiswa baru dari 852.093 pendaftar. Penurunan terlihat pula pada program beasiswa Bidikmisi alias mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau lebih cepat sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.
Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau lebih cepat sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.

Tahun lalu, ada 153.229 pendaftar Bidikmisi dan 31.908 diterima. Sedangkan pada SNMPTN 2016, 143.819 siswa mendaftar Bidikmisi serta diterima 24.506 orang.

Para peserta bisa langsung mengakses secara online melalui laman resmi SNMPTN 2016 dan dapat pula dilihat di 11 laman PTN peserta SNMPTN, yaitu Unand, Unsri, Untan, UI, IPB, ITB, Undip, ITS, UGM, Unair, dan Unhas.

Apa Program Studi Favorit SNMPTN 2016?

Panitia seleksi jalur undangan telah mengumumkan hasil SNMPTN 2016. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, terdapat beberapa jurusan atau program studi yang banyak diminati para pendaftar SNMPTN 2016.

Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau lebih cepat sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.
Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 alias melalui jalur undangan, telah diumumkan mulai pukul 13.00 WIB, hari ini, atau lebih cepat sehari dari jadwal semula 10 Mei 2016.

Meski tak dijelaskan secara gamblang, Rochmat Wahab menuturkan, data hasil SNMPTN 2016 menunjukkan untuk kelompok saintek, prodi teknologi informasi (TI), sistem informasi, dan farmasi masih banyak diminati peserta. Sedangkan di kelompok soshum, prodi manajemen, akuntansi, dan pendidikan masih menjadi primadona.

“Kalau kelompok soshum prodi manajemen, akuntansi, dan pendidikan. Tetapi dilihat lagi karena setiap kampus hampir ada fakultas ekonomi dan pada umumnya menyediakan prodi tersebut,” ujar Rochmat.

Kendati demikian, Panitia SNMPTN 2016 sengaja tidak memeringkatkan prodi favorit untuk menjaga kredibilitas masing-masing kampus. Selain itu, menurut Rochmat, setiap prodi di suatu universitas memiliki peminat yang berbeda tergantung pada keunggulan masing-masing kampus.

“Misalnya, prodi pertanian dianggap tidak favorit. Tapi kalau di IPB prodi itu paling favorit. Jadi tergantung,” ucap Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

SNMPTN adalah salah satu bentuk jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia, selain seleksi mandiri (melalui Ujian Mandiri) serta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

SNMPTN diselenggarakan pertama kali oleh Ditjen Dikti tahun 2008 atas jawaban terhadap kisruh yang terjadi di forum rektor PTN se-Indonesia terkait penyelenggaraan SPMB oleh Perhimpunan SPMB Nusantara, yang dianggap tidak sesuai dengan pola keuangan PTN non-BHMN.

Pada awalnya, SNMPTN terdiri dari dua jalur yaitu SNMPTN undangan (seperti PMDK) melalui nilai rapot dan SNMPTN tulis melalui ujian tulis. Nah, pada tahun 2013, SNMPTN tulis diubah nama menjadi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

SNMPTN Undangan kemudian berganti nama menjadi SNMPTN (tidak pakai undangan) dengan kriteria seleksi penerimaan berdasarkan nilai rapot, nilai Ujian Nasional, dan prestasi akademis lainnya. (VW)

loading...

LEAVE A REPLY