Gulalives.com,JAKARTA – Salut. Antropolog Jerman, Dr. Werner F. Weiglin mendirikan Museum Papua Indonesia di Gelnhausen, Jerman. Museum ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, di Jerman, Minggu (11/10)
Dalam peresmian itu, Anies didampingi oleh Dubes RI untuk Republik Federasi Jerman, Fauzi Bowo dan Walikota Gelnhausen, Thorzten Stolz.

Weiglin memiliki kecintaan luar biasa terhadap Indonesia dan Papua. Antropolog yang juga peneliti, petualang dan pengusaha ini telah berkeliling mengumpulkan objek dan artefak Papua sejak 1979. Dia juga mendirikan usaha travel di pegunungan Papua, dengan hampir keseluruhan pegawainya adalah masyarakat lokal Papua.

“Kecintaan Dr. Weiglin pada Indonesia dan Papua tampak pada dedikasinya mengumpulkan objek dan artefak dari Papua berikut cerita sejarah di baliknya selama 30 tahun masa hidupnya. Museum Papua Indonesia ini akan mengubah jauhnya bentangan jarak geografis antara Gelnhausen dan Papua, antara Jerman dan Indonesia, menjadi dekatnya ikatan hati dan pikiran di antara keduanya,” ujar Anies saat peresmian Museum Papua Indonesia di GeInhausen, Jerman, (11/10), seperti dikutip dari laman resmi Kemendikbud, Senin (12/10).

Walikota Gelnhausen, Thorzten Stolz menyatakan, ada ketertarikan besar para pengunjung di Jerman, mulai dari orang dewasa sampai anak-anak, pada artefak yang ditampilkan dan cerita di baliknya.

“Saya yakin museum ini akan menjadi daya tarik bagi seluruh masyarakat Jerman, tidak hanya yang berasal dari Gelnhausen saja. Saya berharap akan bermunculan rumah-rumah budaya semacam ini di seluruh Jerman dan Eropa untuk memamerkan kekayaan budaya Indonesia dari berbagai daerah di dalamnya,” kata dia.

Museum Papua Indonesia bertempat di Palais Meerholz. Bangunan yang dipakai adalah sebuah bangunan yang didirikan pada 1694 dan diubah menjadi tempat penyimpanan artefak sejak dibeli oleh Weiglin pada 1989. Di museum ini sudah terkumpul lebih dari 800 koleksi.

Selain museum, Weiglin juga membangun penginapan bercitarasa Indonesia, Hotel am Palais. Dia juga mendirikan sebuah restoran Indonesia, Kaffehaus Indonesia. (AA)

LEAVE A REPLY