Hubungan Pernikahan Hambar

Gulalives.com, JAKARTA – Dalam sebuah jalinan cinta, pasti kamu atau pasangan kamu berharap ‘sesuatu’ dari hubungan ini. Tapi ada kalanya karena satu atau berbagai hal maka permintaan kamu tak bisa terpenuhi. Lalu, bagaimana memenuhi rasa ingin itu?

Dalam kehidupan sehari-hari, kita banyak dihadapkan pada berbagai hal, mulai dari pekerjaan yang menuntut perhatian lebih, rasa stres, baru melahirkan, hingga kondisi kurang tidur. Kondisi seperti itu kerap menurunkan gairah untuk bercinta. Tapi jangan kalut, karena banyak pasangan yang mengalami kondisi seperti itu dan mereka juga bingung untuk mengungkapkan keinginan untuk bercinta kepada pasangan yang sedang dilanda penurunan gairah.

“Ini adalah salah satu dari banyak keluhan dari pasangan yang menjalani terapi seks,” kata seksolog klinis Kat van Kirk, Ph.D., yang penulis “The Married Sex Solution: A Realistic Guide to Saving Your Sex Life.”

Menurut van Kirk, pasangan menikah atau yang belum menikah pasti memiliki bioritme, pola indikasi dan cara mengatasi stres yang berbeda satu sama lain, yang kerap mempengaruhi kehidupan seksual mereka.

Jika kamu sabar, mungkin kamu hanya bisa menunggu sampai semua beban itu lenyap dan berharap si dia sudah bisa kembali diajak bercinta. Tapi bisa saja kamu berbicara dan mengatakan apa yang kamu inginkan darinya.

Berikut ada beberapa cara bagaimana agar si dia kembali bergairah dan memenuhi keinginanmu untuk bercinta:

1. Katakan kepadanya bahwa kamu ingin ‘begituan’ dan katakan juga bahwa kamu telah membuatnya begitu bergairah. Dengan berbagai sanjungan itu, diharapkan si dia bisa luluh dan bisa diajak ‘bertempur’ lagi. Yang perlu diingat adalah, jangan pernah mengatakan hal-hal negatif atau mengeluh, karena hanya akan membuat si dia makin malas.

2. Ungkapkan rasa cintamu kepadanya. Jika pasangan kamu diliputi kelelahan akibat kesibukan di kantor atau hal-hal lain yang membuat kewajiban melakukan hubungan intim agak terabaikan. Upayakan untuk mengajaknya bercinta kapan pun kamu sempat, bisa saja saat di kamar mandi, atau waktu terjaga dari tidur dan kesempatan lainnya. Meski waktunya terbatas, sempatkan untuk mengajaknya bercinta dan akhir dengan sanjungan bahwa itu merupakan pengalaman baru yang hebat dan kamu ingin mengulanginya suatu saat nanti.

3. Ubah pola pikir soal seks. Sebagian besar pasangan menuntut dilakukannya seks penetratif atau orgasme sebagai aktivitas seks yang menyenangkan. Tapi situasi yang pelik seperti saat ini, tuntutan harus penetrasi dan orgasme sepertinya tak lagi pas. Untuk itu, mulai turunkan ekspektasi tentang itu dan nikmati saja kebersamaan kamu bersama pasangan. Dengan kedekatan kamu bersama pasangan dalam berbagai kesempatan, diharapkan dapat ‘menyetrum’ kembali baterai seks pasanganmu dan bisa saja malah memicu orgasme berkali-kali. (TR)

LEAVE A REPLY