Ketergantungan Pada Komputer dan Internet Bikin Cepat Hilang Ingatan
Ketergantungan Pada Komputer dan Internet Bikin Cepat Hilang Ingatan

Gulalives.com, SEMARANG – Ladies, Anda harus waspada jika Anda sudah terlalu bergantu pada kemampuan komputer dan mesin pencari untuk melakukan berbagai hal. Studi terbaru menemukan, ketergantungan pada kedua hal tersebut bisa membuat kemampuan memori otak menurun. Sehingga, akibatnya, seseorang menjadi lebih sukar dalam mengoptimalkan daya ingatnya.

Sebagaimana dilansir Gulalives dari BBC, Jumat (9/10), menurut peneliti Maria Wimber, aktivitas menggantungkan pada komputer untuk mencari dan mengingat informasi memengaruhi kinerja otak. Kemampuan otak menjadi turun dalam membentuk ingatan jangka panjang. Saat ini orang lebih suka untuk mencari informasi dengan jalan online, lalu menyimpan hasil temuannya menjadi file di komputer atau segera dihapus begitu tidak diperlukan. 

Menurut penelitian yang melibatkan 6.000 orag dewasa di Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Belanda, dan Luksemburg itu ditemukan, ada seperti dari total responden yang langsung menggunakan komputer demi mendapatkan informasi atau mengingatnya. Ada 45 persen responden dari Inggris yang masih ingat nomor telepon rumah sejak usia 10 tahun. Sementara itu ada 29 persen yang dapat mengingat nomor ponsel anak mereka.

Lalu, hanya ada 43 persen responden yang ingat nomor kantornya. “Hanya 51% orang Inggris yang disurvei, yang ingat nomor telepon pasangannya, jauh lebih kecil dibandingkan di Italia yang mencapai 80%,” katanya.

Sementara itu menurut perusahaan keamanan siber Kaspersky Lab, saat ini banyak orang yang membiasakan komputer untuk dipakai menjadi otak tambahan. Hal ini bisa memicu hilang ingatan digital, yakni sebutan yang menunjukkan keadaan orang yang merasa wajar untuk tidak mengingat info penting.

Kondisi ini menyebutkan bahwa dia merasa mudah mendapatkannya kembali dari internet. “Terus-menerus menyimpan informasi secara digital, hanya akan membuat kita semakin jarang mempersiapkan informasi atau kenangan, yang mungkin diperlukan di masa yang akan datang,”tutupnya. (DP)

LEAVE A REPLY