Pisang

Gulalives.com, JAKARTA – Ada anggapan di antara kaum pria di Barat bahwa melakukan khitan alias sunat akan menghilangkan kenikmatan seksual. Namun penelitian membantah anggapan itu.

Adalah peneliti asal Australia yang menyatakan, sunat justru dapat menurunkan risiko penyakit kelamin dan tak ada urusannya dengan menghilangkan kenikmatan seksual.

Dalam risetnya, peneliti menganalisis hampir 40 penelitian dan menyimpulkan bahwa prosedur sunat sama sekali tidak berpengaruh pada sensitivitas atau kepuasan saat berhubungan seksual. Hal ini juga didukung sebelumnya oleh Profesor Brian Morris dari University of Sydney, yang mengatakan khitan sangat bermanfaat bagi kesehatan pria.

“Pria yang dikhitan, risiko tertular infeksi HIV dan virus lain termasuk beberapa infeksi menular seksual bakteri jauh lebih rendah dibanding mereka yang tidak disunat. Sunat juga dapat menurunkan risiko kanker penis dan kemungkinan kanker prostat,” kata Morris.

Dia mengungkapkan, manfaat khitan tak hanya untuk pria. Tapi untuk wanita yang pasangannya disunat, risiko terkena kanker serviks dan infeksi seperti HPV dan klamidia juga jauh lebih rendah.

Para profesor pun menegaskan bahwa dari hasil studi kualitas, khitan pada pria tidak memengaruhi sensitivitas penis, gairah seksual, sensasi seksual, fungsi ereksi, ejakulasi dini, durasi hubungan seksual, kesulitan orgasme, kepuasan seksual kesenangan atau sakit saat penetrasi.

Sebaliknya, studi tersebut justru secara signifikan meyebutkan bahwa sunat dapat memberikan kepuasan pada pria. Berdasar penelitian selama 24 bulan, 99,9 persen pria yang sunat merasa puas saat bercinta. Bahkan, sebanyak 72 persen pria mengatakan sensitivitas meningkat.

“Selain itu, kemudahan mencapai orgasme juga lebih besar pada pria yang disunat mencapai 63 persen, sementara pria tidak disunat kemudahan mencapai orgasme hanya 22 persen,” jelas peneliti.

Percobaan besar lain yang melibatkan 2.250 pria Uganda juga menjelaskan bahwa 99 persen pria yang disunat melaporkan puas secara seksual. “Meskipun pria Barat masih agak khawatir, tapi sepertinya ini adalah bukti bahwa sunat sama sekali dapat melindungi pria dan pasangannya,” ujar peneliti seperti dilaporkan Daily Mail. (VW)

LEAVE A REPLY