Hari Ini, Google Resmi Usung Alphabet Sebagai Induk Perusahaan
Hari Ini, Google Resmi Usung Alphabet Sebagai Induk Perusahaan

Gulalives.com, CALIFORNIA – Hari ini,Senin (5/10) menjadi momen sejarah besar untuk Google karena mereka akan mengusung nama induk perusahaan baru; Alphabet. Setelah pasar saham Amerika Serikat ditutup pada Jumat (2/10), Alphabet akan menggantikan Google sebagai perusahaan publik yang akan menjadi “rumah” bagi layanan mesin pencari Google, periklanan digital, peta digital, YouTube, sampai proyek penelitian Google X.

Saham Kelas A dan Kelas C Google secara otomatis dikonversi dalam jumlah yang sama ke saham Kelas A dan Kelas C Alphabet. Saham Alphabel akan memulai perdagangan hari ini. Meski nama induk perusahaan berubah, namun simbol saham tidak berubah, tetap memakai simbol GOOGL untuk saham Kelas A, dan GOOG untuk saham Kelas C.

Kemudian, perombakan struktur perusahaan ini diumumkan pada Agustus lalu, yang dimaksud memisahkan bisnis inti perusahaan dengan proyek penelitian masa depan, seperti mobil pintar, robotika, sampai balon udara untuk menyebarkan koneksi Internet. Bisnis inti yang menghasilkan banyak uang seperti mesin pencari, layanan iklan digital, Android, sampai Chrome, berada di bawah Google dan beroperasi sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Alphabet. Sundar Pichai akan memimpin Google sebagai CEO. Sementara Alphabet, dipimpin Larry Page.

Kedepan, Alphabet akan membawahi sejumlah anak usaha seperti penyedia peralatan rumah pintar Nest Labs, pemodal ventura Google Ventures dan Google Capital yang berinvestasi di perusahaan teknologi besar. Alphabet diprediksi akan menjadi perusahaan besar, jauh di atas Google. Dan ternyata ada filosofi menarik di balik nama perusahaan tersebut.  “G untuk Google, dan Google bukan perusahaan konvensional,” tulis Larry Page, salah satu pendiri Google yang kini menjabat sebagai CEO di Alphabet Inc.

Petinggi Google lain yang bergabung ke Alphabet adalah Sergey Brin yang akan menjabat sebagi President. Selain itu ada juga Eric Schmidt sebagai Chaiman, Ruth Porat sebagai CFO dan David Drummond sebagai penasihat perusahaan. Para pendiri Google, yang juga mendirikan Alphabet, punya ambisi jauh lebih besar saat mereka membuat Google yang awalnya hanya sebagai mesin pencari konten di Internet. “Bagi saya dan Sergey, Alphabet adalah kehidupan baru bagi Google,” tulisnya.

Dalam blog resmi Google yang ditulis oleh Page, para pendiri Google itu juga menjelaskan alasan mereka memilih nama Alphabet, atau yang dalam bahasa Indonesia berarti abjad. “Alphabet adalah kumpulan huruf yang merepresentasikan bahasa, salah satu temuan penting dalam sejarah manusia,” kata Page.

Selain itu Alphabet juga bisa diartikan sebagai Alpha-bet (pertaruhan alfa), yakni sebuah investasi dan ide-ide besar yang akan dipertaruhkan oleh perusahaan tersebut.
“Saya tidak berniat menjadikan ini sebagai perusahaan raksasa dengan banyak produk. Intinya adalah perusahaan di bawah Alphabet harus bisa mandiri dan mengembangkan merek sendiri,” pungkasnya. (DP)

LEAVE A REPLY