Gulalives.com, JAKARTA – Ada istilah beken di kalangan anak-anak muda sekarang, yaitu ngupi-ngupi cantik. Ahaa… ngopi memang udah menjadi bagian dari gaya hidup perempuan masa kini. Walaupun ada beberapa perempuan yang nggak suka minum kopi, tapi jumlahnya lebih sedikit dibandingkan mereka yang penyuka kopi. Apalagi Ladies yang masih berstatus sebagai mahasiswi. Sulit deh lepas dari minuman yang dapat membantu kita begadang ngerjain tugas semalaman suntuk, rite?

Seorang konsultan gizi di Gourmet Focus, Dr. Owen Bain mengungkapkan, “Secangkir kopi mengandung kafein yang akan diserap dengan cepat oleh darah selama 22 menit dan akan tinggal dalam darah selama 12 jam.”

Kopi itu seperti tank lapis baja zat-zat kimia. Dia memengaruhi seluruh tubuh kita sejak tegukan pertama. Mulai dari otak, penglihatan, sampai pencernaan dan usus kita. Nah, apa aja yang terjadi selama 12 jam itu pada tubuh kita? Tongkrongin terus ya, Ladies

Denyut nadi dan tekanan darah

A Cup of Coffe (shutterstock.com)
A Cup of Coffe (shutterstock.com)

Sesaat setelah minum kopi, tekanan darah kita akan meningkat. Kenaikannya lebih parah bagi yang tidak ngopi secara teratur. Naiknya tekanan darah ini akan memperlambat detak jantung. Namun jika mengonsumsi beberapa cangkir, justru akan menyebabkan percepatan denyut jantung. Sampai-sampai beberapa ahli gizi menyatakan kopi berbahaya bagi mereka yang mempunyai masalah kesehatan seperti penyakit jantung, denyut jantung yang abnormal, atau hipertensi.

Usus

Habis makan terus dilanjut dengan minum espresso terasa sangat nikmat ya, Ladies. Kopi membuat sensasi fisiologis tertentu. Kadar asam dalam lambung meningkat karena kafein jadinya memperlancar proses pencernaan. Tapi para ahli menyarankan untuk menghindari kopi pada waktu perut kosong, karena cairan asam lambung itu dapat mengiritasi lapisan usus. Makanya ada beberapa orang yang merasa sakit, kembung, dan mulas setelah minum kopi saat perut kosong.

Foto : shutterstock.com
Foto : shutterstock.com

Usus dan kandung kemih

Senyawa dalam kopi merangsang usus dan dapat menghasilkan limbah yang didorong keluar lebih cepat dari biasanya. Malahan ada lho Ladies yang hanya dalam waktu 5 menit setelah minum kopi, dia langsung kebelet! Hal yang sama terjadi dengan kopi tanpa kafein, peneliti percaya bahwa senyawa selain kafein yang bertanggung jawab akan hal ini.

Tapi Dr Bain mengatakan itu cuma mitos kalau kopi membuat Anda lebih sering buang air kecil daripada minum air dengan jumlah yang sama. “Efek diuretik kopi sangat kecil, dan itu sama dengan air,” tambahnya.

Mata

Dalam waktu 20 menit sejak minum kopi, kafein memancing dilepaskannya hormon adrenalin dalam tubuh. Inilah yang mengaktifkan versi ‘siap bertarung atau siap terbang’ pada diri kita. Akibatnya, pupil mata kita membesar sedikit dan benar-benar memiliki penglihatan yang lebih tajam.

Foto : shutterstock.com
Foto : shutterstock.com

Kemampuan otak dan memori

“Kafein bersifat stimulan. Setelah 20 menit menyeruput secangkir kopi panas, seseorang dapat mulai merasa lebih waspada dengan peningkatan konsentrasi, dan cenderung tidak melakukan kesalahan,” kata Dr Bain.

Dia melanjutkan, “Sebuah penelitian baru menunjukkan, bahwa kopi dapat meningkatkan memori 24 jam setelah konsumsi. Ini mungkin tidak tampak panjang, tetapi banyak memori yang hilang hanya dalam beberapa jam setelah belajar.”

Bukan cuma itu Ladies, banyak penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi kopi biasa selama seumur hidup dapat menurunkan risiko terkena penyakit Alzheimer.

Foto : shutterstock.com
Foto : shutterstock.com

LEAVE A REPLY