Rusia Tuding Apple Kampanyekan Homoseksual Melalui Emoji
Rusia Tuding Apple Kampanyekan Homoseksual Melalui Emoji

Gulalves.com, MOSKOW – Apple dituding mengkampanyekan propaganda homoseksual. Tudingan tersebut dilontarkan Rusia, negara dengan kampanye anti gay yang luar biasa. Hingga saat ini, kepolisian Rusia terus melakukan investigasi mendalam terkait hal tersebut. Pemicunya adalah paket emoji yang tersemat pada sistem operasi Apple di tiap perangkatnya. Tepatnya paket emoji pada sistem operasi iOS 8.3 hingga yang teranyar.

Sebagaimana dikutip Gulalives dari CultofMac, Rabu (20/9), pada paket emoji, ada yang memperlihatkan dua orang sesama jenis saling bergandengan tangan. Adapula emoji yang mengindikasikan sebuah keluarga pasangan sesama jenis bersama kedua anaknya. Jika tudingan propaganda Apple terbukti benar, Apple bisa dituntut hingga 1 juta rubel atau setara Rp 222 juta.

Tuntutan itu pertama kali dilayangkan oleh pengacara Rusia Yaroslav Mikhailov. Selama masa investigasi tiga bulan, produk Apple dilarang masuk ke Rusia. Diketahui, ini bukan kali pertama Apple mendapat tudingan terkait kampanye homoseksual. April lalu, politikus Rusia Alexander Starovoitov menuding Apple mendistribusikan konten pornografi gay.

Apple saat itu memberikan promo pemberian album U2 bertajuk “Songs of Innocence”. Pada kover album, terpampang personil band Larry Mullen Jr memeluk anak lelakinya yang berumur 18 tahun. Anak tersebut tampak telanjang dada.

LGBT di Rusia memang dikenal sensitif. Setelah CEO Apple Tim Cook menyatakan diri sebagai seorang gay, Rusia seakan paranoid dengan merek berlogo apel tergigit tersebut. Para politikus tak hanya sepakat menetapkan pelarangan bagi Cook untuk bertandang ke Rusia. (DP)

LEAVE A REPLY