Remaja Putri

Gulalives.com, JAKARTA – Haid pertama pada remaja putri kadang menjadi hal yang membingungkan sekaligus menakutkan.

Apabila Bunda memiliki anak perempuan yang menginjak gadis, dan dia mulai mengalami haid, ada sejumlah hal yang mesti menjadi perhatian.

Laman kesehatan Mayoclinic.org merangkum sejumlah hal yang bisa menjadi lampu kuning, artinya mesti mengunjungi dokter, jika remaja mengalami haid sebagai berikut:

1. Haid berlangsung lebih dari tujuh hari.
2. Mengalami kram menstruasi yang tidak berkurang dengan obat yang dibeli di warung.
3. Ada perdarahan antara menstruasi.
4. Perdarahan lebih berat dari biasanya atau menggunakan lebih dari satu pembalut atau tampon setiap 1-2 jam.
5. Dia tidak mengikuti kegiatan sekolah atau kegiatan yang lain karena menstruasi yang menyakitkan atau berat.
6. Tiga bulan tidak mengalami menstruasi setelah menstruasi sebelumnya atau ada kemungkinan dia hamil.
7. Menstruasinya menjadi tidak teratur setelah sebelumnya sudah teratur.
8. Anak perempuan belum mulai menstruasi pada usia 15 atau dalam waktu tiga tahun dimulainya pertumbuhan payudara.
9. Dia mengalami demam dan merasa sakit setelah menggunakan tampon atau pembalut.

Menstruasi pertama putri Bunda merupakan tonggak sejarah. Cobalah untuk membantunya menghindari perasaan malu dengan merencanakan sesuatu untuk merayakannya. Bunda mungkin membelikan hadiah, melakukan jalan-jalan bersama atau berbagi makanan khusus.

Perubahan yang terkait dengan pubertas dapat menjadi sedikit menakutkan. Yakinkan anak bahwa normal untuk merasa khawatir tentang menstruasi, tapi tidak ada yang perlu dikhawatirkanya karena Bunda akan selalu siap menjawab pertanyaan yang mungkin diajukannya. (VW)

LEAVE A REPLY