Gulalives.com, JAKARTA – Tak hanya sumber daya alam, Indonesia juga kaya akan budaya. Sayangnya, kekayaan itu tak banyak terekspos, khususnya ke panggung dunia. Padahal, kekayaan budaya Indonesia, sesungguhnya bagian dari kekayaan budaya dunia. Oleh karenanya, dunia harus mengenal, mengakui, dan menghargainya.

Semangat membawa kekayaan budaya Indonesia ke panggung dunia itu lah yang mendorong ACHA Productions LLC menggelar Made In Indonesia Festival di Washinton DC, Amerika Serikat. Ini lah cara ampuh mengenalkan budaya Indonesia ke rakyat Paman Sam.

CEO dari ACHA Productions LLC, Maya Naratama mengatakan, Made In Indonesia Festival digelar di Dowtown Silver Spring, Washintong DC, Amerika Serikat. Minggu, 4 Oktober 2015. Seperti dikutip melalui embassyofindonesia.org, laman resmi Kedubes RI di Washington, Selasa (29/9), kegiatan ini mempromosikan seni dan budaya Indonesia. Promosi tersebut, khususnya untuk produk wisata, makanan, dan produk budaya lainnya.

Made In Indonesia Festival dikemas secara apik melalui beberapa pertunjukan. Selain tari, ada musik, fashion show, art gallery showcase dan lokakarya. Festival ini diperkirakan bakal menyedot perhatain ribuan publik Amerika Serikat. Mereka akan dibuat kagum dengan pertunjukan musik dan tarian dari Bali, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jakarta dan provinsi lain. Salah satu musik daerah yang bakal tampil adalah angklung dan calung Sunda, Jawa Barat.

Untuk peragaan busana, akan digelar batik fashion show. Masih terkait batik, juga disuguhkan demontrasi pembuatan batik dan pameran koleksi batik. Usai atau sebelum menikmati sensasi batik, pengunjung bisa melihat – lihat beragam produk seni rupa, furnitur, dan aneka permainan anak Indonesia.

Menurut Maya, Made In Indonesia Festival untuk membangun semangat lintas budaya antara masyarakat Indonesia dan Amerika Serikat. Festival ini pertama kali diadakan pada 2011 dan telah menarik ribuan pengunjung.

Ada tiga misi penting dalam kegiatan in. Yakni:

1. Membangun branding lintas budaya seni Indonesia, musik dan produk di asyarakat Amerika
2. Tempat untuk mempromosikan bisnis, produk dan jasa
3. Mendorong warga lokal Indonesia untuk melanjutkan pelestarian dan promosi seni budaya.

Tampaknya, produk budaya Indonesia semakin digandrungi dunia. (AA/SY)

LEAVE A REPLY