Gulalives.com, JAKARTA – Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohamed bin Nayef memerintahkan investigasi tragedi Mina, Mekah. Nayef, yang memimpin komite haji Saudi, memerintahkan penyelidikan itu dalam pertemuan dengan para pejabat senior setempat.

Seperti dikutip dari Aljazeera.com, Jumat (25/9), temuan investigasi akan disampaikan kepada Raja Salman, yang selanjutnya akan mengambil langkah dan penanganan secara tepat.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan, peristiwa berdesakan antara jemaah haji disebabkan oleh dua gelombang jemaah yang bertemu di persimpangan. Juru Bicara Kementerian, Mayjen Mansour al-Turki mengatakan, suhu tinggi dan kelelahan juga menjadi faktor pemicu bencana.

Keterangan lain disampaikan oleh Kepala Organisasi Haji Iran, Kata Ohadi. Menurut dia, untuk “alasan yang tidak diketahui,” dua jalur lontar jumrah di dekat lokasi kejadian, ditutup. “Hal ini menyebabkan insiden tragis ini,” kata dia.

Ohadi menambahkan, penutupan jalan mengakibatkan jemaah hanya bisa menggunakan tiga rute ke lokasi lontra jumrah.

Diberitakan sebelumnya, korban meninggal tragedi Mina, Mekah, Arab Saudi, bertambah menjadi 719 orang. Sedangkan korban luka sebanyak 863 orang. Data sampai Jumat (25/9) pukul 00.33 waktu Mekah tersebut dikutip dari Aljazeera.com, Jumat (25/9) pukul 09.00 WIB. Jumlah korban meninggal bertambah dua jamaah haji, dibandingkan informasi sebelumnya.

Sampai Kamis (24/9), pukul 17.13 waktu Mekah, jumlah korban meninggal sebanyak 717 jamaah, dan luka 863 jamaah. Direktorat pertahanan sipil Arab Saudi mengatakan, jumlah korban meninggal diperkirakan akan terus bertambah. Untuk korban luka telah dievakuasi ke empat rumah sakit yang berbeda di wilayah Mina.
Lima jam kemudian, jumlah korban meninggal bertambah dua menjadi 719. Sedangkan korban luka masih 863 jamaah. (AA/SY)

LEAVE A REPLY