Gulalives.com, JAKARTA – Pascaperistiwa Mina, Tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) segera memastikan apakah ada korban dari jamaah Indonesia.Tim segera turun ke tempat kejadian peristiwa (TKP) dan mendatangi RS Mina Al-Jisr, tempat korban dievakuasi.

“Berdasarkan info tim di lapangan, ada satu korban jamaah haji Indonesia. Sampai saat ini korban tersebut sedang diidentifikasi dan mudah-mudahan dalam waktu yang tidak begitu lama segera disampaikan identitas dan kloter asal jamaah haji tersebut,” jelas Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat, seperti dikutip dari laman Kementerian Agama, Kamis (24/9).

Untuk mencegah terjadinya lebih banyak korban, Arsyad mengatakan, PPIH terus berkoordinasi. Selain dengan petugas PPIH di lapangan, koordinasi juga dilakukan dengan Difa Madani atau semacam badan penanggulangan bencana Arab Saudi. Upaya itu dilakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih up to date, khususnya di wilayah-wilayah yang tidak bisa dijangkau PPIH.

“Info terkait peristiwa Mina, hubungi hotline kami di +966543603154,” tegas Arsyad.

PPIH Arab Saudi sudah sejak awal mengantisipasi kepadatan jamaah yang akan melempar jamarat. Antisipasi itu, diantaranya dengan mengeluarkan larangan untuk melontar jumrah aqabah pada pukul 8.00 – 11.00 tanggal 10 Dzulhijjah. Sebab, saat itu adalah waktu dimana jamaah ramai-ramai pergi ke Jamarat untuk melontar jumrah. Untuk tanggal 11 dan 12 Dhulhijjah, jamaah haji Indonesia diimbau untuk tidak melontar jumrah mulai Pukul 13.00 – 16.00.

Di berita sebelumnya, Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat memastikan, peristiwa Mina hari ini, Kamis (24/9/2015) terjadi di Jalan Arab 204, bukan jalur jamaah haji Indonesia.

“Berita terkait peristiwa Mina benar adanya. Peristiwa tersebut terjadi di jalan Arab 204 dan pada pukul 7.30 waktu Arab Saudi, pada saat jamaah akan melakukan lontar Jumrah Aqabah,” terang Arsyad dalam keterangan pers, di Makkah, Kamis (24/9), seperti dikutip dari laman Kementerian Agama, Kamis (24/9).

Menurut dia, jalan Arab 204 adalah jalan yang tidak biasa digunakan jamaah haji Indonesia yang tinggal di Mina Jadid. Jalan yang biasa mereka gunakan adalah jalan King Fahd. Jalan Arab 204 terletak di sebelah kiri jalan King Fahd. “Jadi lokasi kejadian bukan berada pada jalur yang biasa ditempuh jamaah haji Indonesia,” jelas Arsyad.(AA/SY)

LEAVE A REPLY