Pinterest Kini Miliki 100 Juta Pengguna
Pinterest Kini Miliki 100 Juta Pengguna

Gulalives.com, SEMARANG – Kini, lebih dari 100 juta pengguna memakai Pinterest, layanan buletin online yang memungkinkan orang menjentik foto-foto berdasarkan minatnya, kata perusahaan berbasis di California itu seperti dikutip AFP.

Penemunya, Evan Sharp, berkata kepada AFP bahwa kebanyakan penggunanya “tidak hanya mengunjungi Pinterest sekali sebulan, tapi mereka sungguh menemukan hal yang sangat menarik yang mereka simpan atau diklik ke lamannya. Ada 100 juta pengguna aktif yang sekitar 70 persennya terlibat aktif,” katanya.

Pengungkapan dari Pinterest ini adalah yang pertama sejak diluncukan pada Maret 2010. Sharp mengungkapkan mayoritas pengguna Pinterest adalah wanita, namun menegaskan bahwa kesenjangan gender semakin menipis setiap bulan. Dari data terakhir, Pinterest masih jauh di belakang jejaring berbagi foto lainnya milik Facebook, Instagram, yang diklaim memiliki sekitar 300 juta pengguna.

Namun Sharp mengatakan kedua platform melayani kebutuhahan dan audiens berbeda. “Instagram lebih merupakan layanan sosial, lebih mirip jejaring sosial, sedangkan Pinterest lebih menyerupai mesin pencari,di Pinterest, Anda mencari sesuatu, Anda menemukan perlengkapan yang bagus, Anda membeli perlengkapan itu. (Kedua platform) ini melayani tujuan-tujuan yang sangat berbeda,” ujarnya.

Pinterest menghindari untuk dilabeli jejaring sosial. Belum lama tahun ini, pendiri dan kepala eksekutif Ben Silbermann menyebut Pinterest sebagai “katalog ide” untuk membantu orang menemukan dan mencoba hal-hal baru dalam hidupnya. Pinterest, yang valuasinya melonjak menjadi 11 miliar dolar AS, tengah mempekerjakan 500 orang dan belum lama ini membuka kantornya di Paris, Berlin, Tokyo dan Sao Paulo.

Jumlah “pin” (jentikan) baru Pinterest saat ini diperkirakan mencapai 1,5 miliar per bulan, kata perusahaan yang pertumbuhan secara globalnya berada pada titik terkuat di mana 45 persen penggunanya berada di luar pasar AS. “Saat ini fokus perusahaan adalah tumbuh di seluruh dunia, di luar Amerika Serikat,” kata dia. “Kami fokus ke kontek lokal: jika Anda mendapatkan resep di Prancis maka itu mesti resep Prancis, bukan selalu atau biasanya, atau hal yang diselamatkan orang di Prancis.” (DP)

LEAVE A REPLY