Gulalives.com, JAKARTA – Setiap orang pasti butuh tidur. Ibaratnya, tidur juga sama pentingnya seperti bernafas. Saat tidur, tubuh akan beristirahat namun otak masih aktif dan berfungsi. Meski tidur adalah suatu hal yang penting, nggak sedikit orang yang mengalami insomnia. Penelitian di Amerika membuktikan, ada sekitar 40 juta orang yang mengidap insomnia. Weleh.. weleh..

Insomnia adalah gangguan tidur. Insomnia didefinisikan sebagai keadaan seseorang yang mengalami kualitas tidur lebih pendek sehingga mempengaruhi aktivitas di siang hari. Ketika mengalami insomnia, anda akan menghabiskan sepanjang malam dengan beraktivitas. Nah, pada saat pagi dan siang hari, anda malah lesu dan mengantuk, tidak bersemangat seperti yang lainnya.

Penelitian pada tahun 2002 yang dilakukan oleh The National Sleep Foundation (NSF), organisasi yang berfokus pada masalah tidur di Amerika, mengatakan bahwa perempuan lebih sering mengalami susah tidur alias insomnia dan mengalami kantuk di siang hari daripada pria. Persentasenya yaitu 63 % berbanding 54 %.

Mengapa para wanita lebih sering mengidap insomnia ketimbang pria? Ini penyebabnya…

  1. Perubahan hormonal selama siklus menstruasi atau menopause adalah salah satu alasannya yang dapat membuat wanita mengalami kesulitan tidur alias insomnia.
  2. Kehamilan juga menjadi salah satu biang kerok yang membuat wanita mengidap insomnia. Wanita hamil, terutama yang sedang mengalami trimester ketiga akan sering terbangun dari tidur. Entah itu karena kram kaki, rasa tidak nyaman, ataupun karena ingin pergi ke kamar mandi.
  3. NSF juga mengadakan penelitian yang membuktikan bahwa 58 % wanita menderita sakit di malam hari daripada pria yang menjadi penyebab wanita mengalami insomia. Dalam penelitiannya yang lain di tahun 2000, satu dari empat wanita mengatakan bahwa rasa sakit yang mereka alami selama tidur terjadi dalam tiga malam seminggu atau lebih. Kondisi sakit yang dialami seperti migrain, rematik, heartburn (maag), arthritis (peradangan pada satu atau lebih persendian), serta rasa sakit lainnya.
  4. Kerja di malam hari. Wanita yang bekerja dalam shift malam juga rentan mengalami insomnia karena mereka diharuskan bekerja di malam hari dimana mereka seharusnya beristirahat pada saat itu. Wanita yang bekerja di malam hari juga sering mengalami menstruasi yang tidak teratur, sulit hamil, dan kemungkinan lebih tinggi mengalami keguguran.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY