mangrove-martha-tilaar
Foto: Nunung

Gulalives.com, KEBUMEN – Kebumen adalah wilayah yang paling rentan terhadap bencana tsunami, diantara 19 kota lain di pesisir selatan pulau Jawa. Kerawanan itu bisa meningkat tajam jika ekosistem pantai Kebumen tidak terjaga dan rusak. Karena itulah pada ulang tahunnya ke-45 Martha Tilaar Group memaknainya dengan menanam 10.000 bibit mangrove (bakau) di pantai Ayah, Gombong, Kebumen. Kegiatan tersebut adalah rangkaian dari kegiatan yang berpondasi pada 4 pilar perusahaan Martha Tilaar Group yaitu Beauty Culture, Beauty Education, Beauty Green, dan Empowering Women.

Martha Tilaar Group juga menggelar 4 kegiatan lain untuk masyarakat, yaitu donor darah, penanaman 450 pohon di Kampoeng Djamoe Organik untuk menjaga kelestarian alam, bazaar produk kecantikan, dan santunan untuk panti asuhan Aisyiyah Gombong.

Foto: Nunung
Foto: Nunung

Pentingnya Hutan Mangrove

Bekerja sama dengan Universitas Atmajaya Yogyakarta dan Kelompok Pecinta Lingkungan Pantai Selatan (KPL Pansela), kegiatan penanaman 10.000 mangrove ini dilaksanakan pada 19 September 2015. Aksi mulia ini akan mengubah ekosistem pantai Ayah, mengingat pentingnya hutan mangrove bagi kelestarian pantai. Bagaimanapun pantai memerlukan memerlukan pelindung dan tidak sembarang pohon bisa hidup di habitat pantai seperti mangrove.

Selama ini masyarakat dan mungkin pengusaha memandang hutan mangrove bermanfaat dari segi ekonomi saja. Mereka dapat memperoleh bahan pangan seperti ikan dan hewan air serta dari tumbuhan, kayu, dan pewarna dari hutan mangrove. Parahnya, demi keuntungan finansial yang lebih besar banyak hutan mangrove yang ditebangi dan dijadikan tambak, perkebunan, dan sebagainya.

Kita tidak sadar bahwa hutan mangrove sesungguhnya bernilai sangat besar. Ia melindungi pantai dari pengikisan, meredam gelombang tsunami, serta sebagai habitat flora dan fauna (termasuk burung).

Program pelestarian mangrove di pantai Ayah ini juga merupakan program jangka panjang yang diinisiasi oleh Roemah Martha Tilaar, KPL Pansela, dan Universitas Atmajaya Yogyakarta. Rencana ke depan, Fakultas Tekno Biologi Atmajaya Yogyakarta akan mengadakan penelitian terkait jenis mangrove di pantai Ayah, serta mengadakan kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk memanfaatkan kawasan hutan mangrove agar bernilai ekonomis tanpa harus merusak ekosistem yang terbentuk.

One Book One Tree

Gobind Vashdev, penulis buku best seller Happiness Inside, adalah sahabat Roemah Martha Tilaar. Beliau berkomitmen untuk menanam satu pohon dari setiap eksemplar bukunya yang tercetak. Ia senang menjuluki dirinya seorang heartworker (pekerja hati) dan dalam sepak terjangnya menunjukkan kesalehan sosial yang tinggi. Tak heran jika ia dengan senang hati menyumbangkan 10.000 bibit mangrove untuk masyarakat Gombong, yang kemudian ditanam di pantai Ayah. Di saat banyak kaum berpunya berlomba mengejar kejayaan pribadi, aksi Gobind Vashdev; Martha Tilaar Group; Universitas Atmajaya Yogyakarta; dan KPL Pansela merupakan wujud uluran tangan Tuhan untuk kita. (WI)

LEAVE A REPLY