Gulalives.com, JAKARTA – Mom, Ladies, di artikel sebelumnya, Gulalives memaparkan apa dan bagaimana cardio boxing untuk perempuan. Sekarang, silakan mengikuti lanjutan tulisan tersebut.

Mari awali tulisan cardio boxing (2) ini dengan sikap dasar boxing. Dalam olahraga cardio boxing, setiap atlet harus menyesuaikan sikap dasar boxing dengan kecenderungan pukulan. Sebagian orang biasa dengan sikap dasar pukulan tangan kanan. Namun, sebagian lain terbiasa dengan tangan kiri (kidal).

Di tulisan ini, dijelaskan tentang sikap dasar pukulan tangan kanan karena itu dimiliki sebagian besar orang. Sikap dasar pukulan tangan kiri tinggal membalik petunjuk yang diberikan.

Seperti dikutip dari centralhome.com, sikap dasar boxing dimulai dari berdiri dengan kaki selebar bahu. Kaki kiri di depan kaki kanan. Tumit kanan harus sedikit mengangkat dengan kaki kiri datar di lantai dan kaki menunjuk ke depan.

Tekuk lutut sedikit dan seimbangkan berat badan Anda dengan nyaman dan merata. Selanjutnya, tempatkan siku dekat dengan tubuh, dengan kepalan kiri seketinggian kepala dan dalam posisi yang sesuai dengan kaki kiri. Berikutnya, kepalan kanan juga harus di ketinggian kepala dan menjaga dagu, dengan kedua siku melindungi tubuh dan kedua tangannya melindungi dagu.

Itu adalah posisi defensif dan ofensif setelah melemparkan pukulan. Silakan berlatih ini sebelum melangkah lebih jauh. Ketika bergerak maju dalam sikap tinju kaki kiri bergerak maju pertama, lalu diikuti kaki kanan.
Ketika pindah kembali, kaki kanan bergerak kembali, disusul kaki kiri. Ketika bergerak ke samping kanan, kaki kanan bergerak pertama diikuti oleh kaki kiri. Ketika pindah ke samping kiri, kaki kiri bergerak pertama, lalu diikuti oleh kaki kanan. Lakukan gerakan maju, mundur dan ke samping sampai lancar dan cepat.

Sekarang, mari lanjutkan dengan teknik pukulan. Sebuah jab kiri memiliki banyak kegunaan, baik untuk ofensif (menyerang) dan defensif (bertahan). Pukulan ini dimulai dari dorongan lengan secara cepat dengan keras ke depan. Saat memukul, berat badan digeser ke kaki depan. Setelah memukul dalam garis lurus, segera tarik untuk pertahanan.

Selanjutnya, hook kiri ke kepala dan tubuh, yang merupakan pukulan efektif untuk pertarungan jarak dekat. Gerakan pukulan ini dilakukan dengan melingkar ke target, dengan siku ditekuk.

Untuk mengembangkan kecepatan dan daya tahan, coba lah mengombinasi latihan pukulan jab dan hook. Durasi periode latihan adalah sama dengan masa istirahat yaitu 10 detik latihan, 10 detik istirahat, 20 detik latihan, 20 detik istirahat, dan seterusnya. (AA/SY)

LEAVE A REPLY