Gulalives.com, JAKARTA – Salah satu olahraga bela diri yang paling diminati perempuan adalah cardio boxing . Ilmuwan olahraga setuju bahwa cardioboxing adalah salah satu bentuk latihan fisik terbaik. Itu karena latihan ini meningkatkan kondisi tubuh secara maksimal dan memberikan latihan lengkap untuk kardiovaskular dan sistem daya tahan tubuh.

Ada empat manfaat utama olahraga cardioboxing. Apa saja?
1.Peningkatan Stamina
2.Peningkatan Kekuatan
3.Peningkatan Kecepatan
4.Peningkatan Koordinasi

Seperti dikutip dari centralhome.com, cardio boxing mengajarkan seseorang tentang penguatan disiplin diri, yang dikombinasikan dengan pelatihan kekuatan. Keduanya dinilai sebagai paket yang sempurna untuk membela diri dan meraih kebugaran.

Latihan ini menekankan kepada dua hal. Yakni, penyesuaian dengan kerja denyut jantung dan teknik penguasaan boxing. Latihan cardio boxing, biasanya mengikuti kerja denyut jantung yang disesuaikan menurut umur. Dimulai dari 10 menit untuk pemula dan terus hingga 20 menit untuk tingkat yang lebih tinggi. Latihan berikutnya adalah praktik keterampilan teknik boxing.

Cara terbaik untuk mengukur efek dari program latihan pada tubuh adalah memeriksa denyut nadi. Sedangkan cara termudah untuk memeriksa denyut nadi adalah menempatkan telunjuk dan jari tengah pada arteri karotis atau pergelangan tangan. Segera setelah latihan, hitung denyut nadi selama 15 detik dan kalikan dengan 4.

Pemeriksaan denyut nadi bisa juga dilakukan selama latihan. Namun, tetap lah memprioritaskan keselamatan. Di luar cara – cara itu semua, untuk mendapatkan pembacaan yang lebih tepat dari denyut nadi, bisa menggunakan perangkat elektronik yang dijualan di toko olahraga. Alat ini mampu menghitungan denyut nadi secara tepat.

Lalu, berapa hitungan denyut nadi yang aman dan nyaman untuk latihan cardio boxing? Ada dua skala penghitungan. Yakni batas hitungan denyut/ketukan tertinggi, dan persentase hitungan yang disarankan.

Batas hitungan tertinggi didapatkan dengan mengurangi skala 220 dengan usia Anda. Jika usia Anda 40 tahun, maka hitungan tertingginya adalah 220 – 40 = 180. Jadi, hitungan denyut nadi tertinggi adalah 180 denyut per menit. Namun, tolong dicamkan, latihan tidak boleh langsung mengarah ke hitungan tertinggi. Disarankan agar memulainya dalam rentang 50 – 70%.

Latihan awal, hitungan denyut nadinya adalah 50% dari 180, yakni 90 denyut per menit. Selanjutnya, naik lagi menjadi 60% dari 180, yakni 108 denyu per menit. Kemudian meningkat lagi menjadi 70% dari 180, yakni 126 denyut per menit.

Selama berlatih cardio boxing,denyut nadi jangan langsung dipaksa ke skala 70%. Mulailah dengan 50% dan perlahan-lahan meningkat sampai batas atas 70%.

Mulailah dengan tidak lebih dari 10 menit, lalu ditambah menjadi 20 menit. Setelah Anda merasa nyaman selama 20 menit dan pada hitungan denyut nadi 70% , silakan perlahan naik menjadi 80%. Guna memaksimalkan denyut nadi, boleh mengombinasikan latihan dengan treadmill, skipping, peralatan lain yang mendukung. (AA/SY)

LEAVE A REPLY