Hypnobirthing

Gulalives.com, JAKARTA – Banyak perempuan memilih proses persalinan dengan menggunakan metode hipnotis, yang lebih dikenal dengan istilah hypnobirthing dengan tujuan untuk mengurangi rasa sakit.

Duchess of Cambridge Kate Middleton dikabarkan telah memilih teknik hypnobirthing untuk melahirkan anak pertamanya, Pangeran George. Bahkan Middleton kabarnya juga menggunakan metode hipnotis untuk meredakan morning sickness di awal kehamilan.

Metode hypnobirthing mengajarkan ibu hamil untuk lebih memahami otot yang terlibat dalam persalinan. Dalam teknik ini, mereka menggunakan pernapasan dalam dan trik relaksasi lainnya untuk mengurangi kecemasan atau ketakutan yang sering menyertai persalinan.

Para pendukung hypnobirthing mengklaim teknik ini dapat mengurangi rasa sakit waktu persalinan. Meski tidak menghilangkan rasa sakit, hypnobirthing bisa mengurangi kebutuhan epidural maupun obat pengurang rasa sakit lainnya.

“Ini seperti hipnosis untuk diri sendiri,” kata Joyce Poplar, pendidik perinatal di Cleveland Clinic. Dalam keadaan tenang, tubuh manusia akan mengalami relaksasi alami. “Hormon endorfin yang dihasilkan bakal menggantikan hormon stres penyebab rasa sakit.”

Namun menurut studi dari British Journal of Obstetrics and Gynecology, tidak ada perbedaan dalam penggunaan epidural atau pengalaman nyeri pada 1.222 perempuan meski beberapa di antara mereka sudah menerima pelatihan hypnobirthing sebelum melahirkan.

Sementara Acta Obstetricia et Gynecologica Scandinavica, jurnal resmi Federasi Nordic Masyarakat Obstetri dan Ginekologi, melaporkan bahwa hipnosis diri selama persalinan gagal menunjukkan efek pada durasi persalinan dan kelahiran.

Menurut Dr Craig Palmer, profesor anestesi University of Arizona Health Sciences Center di Tucson, hipnosis dapat berguna bagi ibu hamil jika sering dilatih. “Tiap jenis persiapan persalinan yang akan dijalani seorang ibu sangat berguna, mulai dari tindakan medis maupun titik anestesinya,” ujar Palmer seperti dilansir Live Science. (VW)

LEAVE A REPLY