Gulalives.com, JAKARTA – Suka makan sayuran mentah, mungkin lalapan atau salad, bahkan buat cemilan? Hampir semua sayuran memang idealnya dikonsumsi dalam keadaan mentah, dimana kandungan enzim dan nutrisi masih dalam keadaan terbaik. Tapi sayuran mentah jangan langsung dimakan begitu saja ya, dibersihkan dulu dengan baik. Karena masih kotor dan ada pestisida yang menempel. Caranya? Simak tips berikut!

Cuci Dengan Air Mengalir

Cuci sayuran di bawah air mengalir selama kurang lebih dua menit. Cuci tiap sisinya, singkap helai-helai daun sayuran sehingga terguyur air. Sambil dibersihkan kotoran-kotoran yang melekat seperti tanah, daun kering, dan ulat. Setelah itu tiriskan sayuran sampai airnya kering, bisa dikeringkan dengan lap jika perlu.

Gunakan Sabun Khusus Sayur

Sabun cuci khusus untuk sayuran sekarang ini sudah banyak dijual. Ikuti petunjuk penggunaan pada masing-masing kemasan, namun biasanya sabun dicampur dengan air lalu digunakan untuk mencuci sayuran. Jangan lupa dibilas dengan air bersih setelahnya.

Gunakan Cuka Apel

Siapkan air dalam baskom, bubuhi satu sendok teh atau beberapa tetes cuka apel. Rendam sayuran di dalamnya kurang lebih selama satu menit, lalu bilas dengan air mengalir. Biasanya air rendaman akan berwarna keruh akibat terlepasnya kotoran-kotoran. Sayuran siap disantap.

Dikupas

Sayuran juga bisa dibersihkan dari kotoran dan pestisida dengan cara mengupas kulitnya. Hal ini cocok diterapkan pada sayuran seperti terung, wortel, timun, labu kuning, dan labu blonceng. Gunakan pisau yang bersih dan cuci sayuran setelah dikupas.

Untuk lebih amannya, pilih sayuran yang dihasilkan oleh petani lokal. Sayuran impor lebih rawan mengandung pengawet dan lilin, yang juga menjadi sebab lebih sulit dibersihkan. Pilih juga sayuran yang tidak sempurna, yang daunnya berlubang karena dimakan ulat, itu berarti ia kemungkinan bebas pestisida. (WI)

LEAVE A REPLY