Gulalives.com, JAKARTA – Alhamdulillahirobbilalamin. Sebagian korban luka jamaah haji Indonesia, dalam insiden crane roboh di Masjidil Haram, Mekah, dibolehkan pulang ke pemondokan masing – masing. Selama dua hari, mereka sempat dirawat di rumah sakit Arab Saudi.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus memonitor perkembangan jamaah haji Indonesia yang menjadi korban jatuhnya crane di Masjidil Haram. Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat menjelaskan, hingga Minggu (13/9) pukul 14.00 waktu Arab Saudi (WAS), sebanyak 8 jamaah haji Indonesia yang dirawat sudah diperbolehkan pulang ke pemondokan masing-masing.

Sebelumnya, sudah ada 10 jamaah haji Indonesia yang diperbolehkan pulang ke pemondokan. Dengan demikian, total jamaah haji Indonesia yang sudah kembali ke kloter masing-masing berjumlah 18 orang. Kedelapan jamaah tersebut adalah Sopiah Taizir Nasution (MES – 09), Kursia Nanting Lembong (BTH – 17), Djumali Jamari Setro Wijoyo (SOC – 52), Hasan Mansur Ahmad (SUB – 10), Fatmawati Abdul Jalil (UPG – 18), Abdul Jalil Conci Leta (UPG – 18), Rosdiana Mudu Toheng (UPG – 18), dan Erni Sampe Dosen (UPG – 18).

“Kami berharap, jumlah jamaah yang diperbolehkan pulang atau rawat jalan semakin bertambah sehingga mereka berkesempatan melanjutkan ibadah haji,” kata Arsyad seperti dikutip dari laman Kementerian Agama, Senin (14/9). Arsyad menyampaikam keterangannya dalam konferensi pers di Daker Makkah, Minggu (13/9).

Hingga kini, jamaah haji Indonesia yang masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi berjumlah 24 orang. Dari jumlah itu, ada satu nama baru jamaah korban crane jatuh yang dirawat di rumah sakit. Jamaah tersebut bernama Subandi Amad Sabrini yang berasal dari kloter 16 embarkasi Makassar (UPG 16). Mereka dirawat di lima rumah sakit berbeda, yaitu: RS Zaheer (6), RS Al Noor (7), RS Syisya (7), RS King Abdullah (3), dan RS Askari (1).

Daker Makkah sebelumnya telah merilis 41 nama jamaah haji Indonesia yang tengah menjalani perawatan pascaperistiwa jatuhnya crane di Masjidil Haram di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Daker Makkah dan lima Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), diantaranya RSAS An Noor, Zaheer, dan King Abdullah. Setelah menjalani proses perawatan, 10 jamaah dinyatakan sudah membaik dan diperkenankan pulang ke pemondokan.

Crane di area Masjidil Haram, Makkah, roboh pada Jumat (11/9). Sebelumnya dikabarkan, akibat insiden ini sebanyak tujuh jamaah haji Indonesia meninggal. Dengan ditemukannya lagi tiga jamaah pada Senin (14/9) dini hari, maka jumlah korban meninggal bertambah menjadi sepuluh jamaah. (AA/SY)

LEAVE A REPLY