Semaraknya Warna-warni Festival Payung Indonesia Solo 2015
Semaraknya Warna-warni Festival Payung Indonesia Solo 2015

Gulalives.com, SOLO – Tak kurang dari seribu masyarakat memadati kompleks taman Balekambang, jalan Ahmad Yani, Kota Surakarta untuk ikut ambil bagian dalam pesta payung nusantara, bertajuk Festival Payung “Umbrella Reborn” 2015, Sabtu (12/9). Acara yang digelar mulai Jumat (11/9) hingga Minggu (13/9) hari ini tersebut cukup menyedot perhatian masyarakat di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Payung aneka warna diatas taman balekambang, Solo. (Foto: Dwi Purnawan/Gulalives)
Payung aneka warna diatas taman balekambang, Solo. (Foto: Dwi Purnawan/Gulalives)

Berbekal kamera, baik kamera smartphone hingga kamera Digital SLR, pengunjung taman balekambang pun memanfaatkan waktu akhir pekan ini berfoto dengan berbagai jenis dan warna aneka macam payung dari seluruh Indonesia dan mancanegara. Pantauan Gulalives, mayoritas pengunjung adalah anak-anak muda yang datang berkelompok, dan selalu bergantian berfoto mulai dari area pintu gerbang Taman Balekambang hingga spot-spot menarik di kompleks taman tersebut.

Pengunjung FPI 2015 yang memadati taman Balekambang Solo. (Foto: Dwi Purnawan/Gulalives)
Pengunjung FPI 2015 yang memadati taman Balekambang Solo. (Foto: Dwi Purnawan/Gulalives)
Pengunjung mengunjungi stand melukis payung di Taman Balekambang, Solo. (Foto: Dwi Purnawan/Gulalives)
Pengunjung mengunjungi stand melukis payung di Taman Balekambang, Solo. (Foto: Dwi Purnawan/Gulalives)

Ratusan payung dengan berbagai jenis dan asal daerah pun menyambut dengan warna-warni. Payung-payung tersebut menarik para penyuka selfie. Di atas jalan itu dipasang payung-payung berdiameter sekitar 40 sentimeter. Ada yang berupa payung lukis dari kain, payung kertas, dan kerangka payung yang berwarna-warni. Sementara di sisi barat ada kerangka payung raksasa dengan tinggi lebih dari lima meter yang di atasnya dipasang puluhan payung kecil. Mereka yang ingin berfoto bisa naik hingga di bawah payung-payung kecil karena ada tempat duduk dari bambu yang dibuat melingkar.

Para pengunjung pun bisa menikmati melukis payung di area stand payung. Selain itu, ada pameran belasan foto jumbo yang berada tak jauh dari payung raksasa. Foto-foto itu juga bertema tentang payung dan manfaatnya untuk kehidupan manusia. Lokasi tersebut tentu menarik perhatian pengunjung, seperti Sari, pengunjung dari Pemalang, yang memanfaatkan momen tersebut berfoto dan berselfie. “Payungnya banyak banget, saat malam hari pun panorama festival payung ini tak kalah menarik, dengan kilatan cahaya warna-warni,” ujarnya, kepada Gulalives.com. (DP)

Saat malam hari, payung pun terlihat elok. (Foto: Dwi Purnawan/Gulalives.com)
Saat malam hari, payung pun terlihat elok. (Foto: Dwi Purnawan/Gulalives.com)

LEAVE A REPLY