Gulalives.com, JAKARTA – Pernikahan yang langgeng dan awet tentu saja menjadi dambaan semua orang ya ladies. Kabarnya nih, tidak berteman dengan istri atau suami di Facebook atau medsos lain dikatakan sebagai salah satu resep mujarab agar pernikahan lebih langgeng dan bahagia. Kok bisa?

Pakar pernikahan yang berbasis di New York, Ian Kerner, mengatakan begini : teknologi jejaring sosial berpotensi menyebabkan miskomunikasi dan kesalah pahaman. Terlalu banyak informasi yang ada di akun Facebook pasangan juga dikatakannya kurang baik.

“Ada sesuatu tentang menjalin hubungan di mana Anda menginginkan adanya ketidaktahuan dan beberapa hal yang susah diprediksi. Aku tidak menginginkan semua informasi ekstra di jejaring sosial. Aku menginginkan lebih banyak misteri dan lebih banyak hal yang tak bisa diprediksi,” paparnya.

Bahkan nih, pernah ada penelitian yang dilakukan oleh Boston University menguak informasi bahwa 32 persen pengguna setia Facebook ternyata mempertimbangkan untuk meninggalkan pasangannya. Sebab, pada tahun 2008 hingga 2010 ditemukan bahwa pengguna internet naik hingga 43 persen, dan tingkat perceraian pun juga mengalami kenaikan sampai 2 persen. Facebook menjadi salah penyebab perceraian. Nah loh!

Malahan di negara bagian Texas terdapat korelasi nyata antara jumlah pengguna Facebook dan tingkat perceraian. Hasilnya, 38 persen pengguna Facebook memilih berpisah dengan pasangannya. Cuma 16 persen pasangan bercerai yang mengaku tak bermain Facebook atau media sosial lainnya.

Selain ‘bercerai’ di Facebook, pasangan sebaiknya menghabiskan lebih banyak waktu bersama, jangan berjam-jam mengakses ponsel. “Letakkan perangkat-perangkat itu. Ada studi menunjukkan jika ada perangkat di dekat Anda, maka akan mengganggu percakapan,” kata Kerner yang dikutip dari Mirror, Rabu (9/9/2015).

Menurut penelitian Pew Research Center di Amerika Serikat pada tahun 2014, 25% pasangan menyatakan kalau suami atau istri mereka tersita perhatiannya pada ponsel saat sedang bersama. Bahkan 8% sampai bertengkar karena pasangan dinilai terlalu banyak ngenet.

Jadi sebaiknya jangan terlalu banyak main ponsel ya ladies, apalagi ketika sedang menghabiskan waktu bersama. Lebih baik dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hubungan.

“Kita hidup dalam kebudayaan di mana orang-orang pergi ke kasur tapi terlalu lelah untuk memadu kasih, mereka tidak punya waktu untuk satu sama lain. Tapi mereka malah menghabiskan berjam-jam di media sosial, atau blog atau Netflix,” pungkas Kerner.

Selalu positif dan bijak dalam menggunakan media sosial apapun ya ladies. (IB)

 

LEAVE A REPLY