Haid Dini, Remaja Cenderung Bandel?

Gulalives.com, JAKARTA – Sebuah penelitian mengungkap fakta menarik mengenai hubungan haid di usia dini dan perilaku gadis remaja. Dikatakan, remaja putri yang mengalami pubertas dini kemungkinan lebih cenderung untuk berperilaku bandel, seperti menjadi pembolos di sekolah atau suka berkelahi atau bahkan kabur dari rumah, dibandingkan teman sebayanya.

Para ilmuwan menemukan bahwa remaja putri yang mengalami haid lebih awal, yakni sebelum berusia 11 tahun, dilaporkan lebih cenderung berperilaku bandel

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics,  remaja putri yang mendapat haid dini lebih cenderung untuk terpengaruh hal-hal negatif dari teman-temannya yang berperilaku buruk.

Riset ini bukan yang pertama menghubungkan antara pubertas dini dengan perilaku nakal, tetapi tak satu pun dari temuan-temuan sebelumnya membuktikan bahwa kedewasaan dini adalah alasan utamanya.

“Bisa jadi ada beberapa alasan lain, seperti struktur keluarga, dan status sosial ekonomi, yang kemungkinan mendorong terjadinya pubertas dini dan masalah perilaku,” ujar ketua peneliti, Sylvie Mrug, dari University of Alabama di Birmingham seperti dilansir HealthDay.

Mrug mengatakan, timnya mencoba untuk memasukkan beberapa faktor lain seperti penghasilan keluarga dan pubertas dini itu sendiri yang masih terkait dengan risiko lebih besar untuk terjadinya perilaku nakal. Karena itu, kata dia, sangat mungkin jika kedewasaan dini berdampak pada perilaku para remaja putri dengan beberapa cara.

Ada satu teori yang mengatakan terjadinya ‘mismatch’ atau ketidaksesuaian antara perkembangan fisik dengan emosional pada anak-anak yang mengalami pubertas dini dibandingkan rata-rata.

“Para remaja putri ini terlihat lebih tua dan diperlakukan oleh orang lain seperti berusia lebih tua, tetapi mereka tidak mempunyai keahlian sosial dan kemampuan berpikir untuk mengatasi tekanan eksternal,” ujar Mrug.

Ahli lain menyetujui pendapat tersebut. “Hal ini juga terjadi pada para gadis yang mengalami perkembangan dada lebih dini dan diperlakukan berbeda,” ujar Dr. Frank Biro, profesor bidang pediatrik klinis di Cincinati Children’s Hospital Medical Center di Ohio. (VW)

 

LEAVE A REPLY