Gulalives.com, JAKARTA – Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan kasus penipuan sebuah tas Hermes  antara sosialita cantik Margaret Vivi sebagai sang pelapor dan Devita yang dilaporkan. Dalam kasus ini  ladies Margaret Vivi mengaku sebagai korban penipuan Devita. Pada persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Vivi mengaku pada hakim Budi bahwa tas Hermes yang dia beli seharga 850 juta dari Devita dijadikan sebagai barang investasi.

Hakim Budi sangat terkejut dengan jawaban Vivi, dia mengaku bingung, kenapa sebuah tas bisa dijadikan barang investasi. Pada umumnya barang investasi ialah emas, tanah dan bangunan bahkan dengan becanda hakim berkomentar bahwa tas ini adalah tas ajaib. Tapi lalu Vivi menjelaskan lebih lanjut soal penjelasan investasi, menurutnya tas tipe Sac Birkin 30 Crocodile Niloticus Himalayan itu adalah investasi. Karena tas itu saat ini harganya sudah Rp 1,5 miliar.

tas prada

Dari kasus diatas ternyata masyarakat belum banyak yang tahu ladies, bahwa tas branded itu bisa dijadikan barang investasi. Saat ini hanya wanita dari kalangan jet set atau sosialita saja yang menjadikan tas branded ini sebagai barang investasi.

LEAVE A REPLY