Bahaya Gelombang Radio Wifi untuk Kesehatan
Bahaya Gelombang Radio Wifi untuk Kesehatan

Gulalives.com, SEMARANG – Wifi internet semakin mendunia. Dengan ini satu koneksi bisa digunakan bersama-sama tanpa perlu repot pasang kabel. Memang praktis dan memudahkan. Namun ternyata pancaran gelombang wifi memiliki dampak negatif bagi kesehatan.

Sebagaimana dikutip Gulalives dari berbagai sumber, paparan radiasi gelombang radio bisa membahayakan kesehatan. Router nirkabel bisa mengirim sinyal ke perangkat komputer Anda, walaupun itu berada dibalik dinding rumah yang terbuat dari beton. Kenapa demikian? Radiasi Gelombang elektromagnetik yang bertugas sebagai carier untuk mengirimkan data ke perangkat komputer Anda dengan mudah bisa menembus materi terutama non-logam.

Berarti radiasi gelombang elektromagnetik juga bisa menembus tubuh Anda bukan?. Benar sekali!. Jadi jika Anda memiliki router nirkabel atau wifi di rumah atau kantor Anda, maka Anda berada di lingkungan paparan radiasi.

Kemudian, Router yang memancarkan radiasi elektromagnetik pada tingkat frekwensi rendah masih dianggap aman. Tapi masalahnya untuk router yang tidak diuji, atau yang dimaksudkan untuk digunakan 1x 24 jam x 7 hari. Di rumah atau kantor, Wi-Fi mengirimkan sinyal radio pada sekitaran frekuensi yang sama dengan microwave untuk memasak makanan.

Akibat paling parah adalah, menurut sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa berhubungan terlalu lama dengan gelombang elektromagnetik seperti pada router Wi-Fi bisa menyebabkan kerusakan otak, kehilangan memori, bahkan menyebabkan tumor. Frekuensi gelombang elektromagnetik rendah yang tampaknya mengganggu medan energi tubuh manusia, yang dapat menyebabkan kelelahan, kanker, bahkan mungkin perubahan DNA.

Selain itu, sejumlah orang mengklaim memiliki masalah kesehatan terkait akibat paparan Wi Fi. Gejala yang sudah banyak dan umum, mulai dari detak jantung yang tidak teratur, pusing, sakit kepala, kurang konsentrasi, masalah pencernaan, kecemasan atau depresi, dan kelelahan yang berlebihan. Banyak orang yang mengklaim bahwa mereka langsung pulih ketika Wi-Fi disekitar mereka dimatikan atau meninggalkan daerah yang terpapar sinyal Wi Fi.

Meski wifi ini baik untk menunjang konektivitas, namun anda perlu membatasi penggunaannya, tentu dengan alasan kesehatan tersebut. (DP)

LEAVE A REPLY