bayam

Gulalives.com, CEPU – Bunda pasti sering memasak sayur bayam untuk si kecil dan suami, kan? Sekarang coba yuk, menghidangkan sayur bayam dengan variasi berbeda, tepatnya dengan resep khas Cepu.

Intip sekilas sejarah Cepu terlebih dulu ya. Kecamatan Cepu adalah sebuah kota kecil di salah satu sudut Jawa Tengah. Di kota inilah dahulu Kadipaten Jipang yang dipimpin Arya Penangsang berdiri. Selain bersejarah, kota Cepu juga mempunyai kuliner andalan seperti jangan asem, jangan menir, jangan kunci, jangan lumbu, dan banyak lagi lainnya. Jangan, adalah bahasa jawa untuk kata sayur.

Sayur menir adalah sayur bayam berkuah yang beda dengan sayur bening. Kemungkinan sayur ini hanya didapati di daerah Cepu, Blora dan sekitarnya. Rasanya mempunyai sensasi tersendiri, manis gurih segar ditingkahi harumnya daun kemangi. Kuahnya pun agak kental berwarna putih atau kuning, tergantung bahan menir yang dipakai. Menir adalah pecahan beras atau jagung berukuran kecil-kecil.

Memasak sayur menir cukup mudah, murah dan cepat. Berikut resep yang didapat langsung dari warga Cepu. Jumlah bahan dan bumbu bisa disesuaikan dengan selera.

Bahan

  • Bayam, 1 atau 2 ikat
  • Kemangi 1 ikat
  • Labu kuning beberapa potong, jika suka
  • Air secukupnya

Bumbu

  • Bawang merah 5 siung
  • Temu kunci 1 atau 2 buah, geprek
  • Kira-kira segenggam menir beras atau 1 buah jagung muda yang sudah disisir
  • Garam dan gula secukupnya

Cara Memasak

  • Haluskan bawang merah dan menir beras/jagung. Didihkan air dalam panci. Masukkan bumbu halus, temu kunci, garam dan gula. Tunggu sampai bumbu matang.
  • Masukkan labu kuning, tunggu sampai hampir matang. Masukkan bayam, jika sudah empuk masukkan kemangi. Tunggu hingga mendidih sebentar, perbaiki rasa, angkat.
  • Perlu diingat, cita rasa sayur ini adalah manis.

Seperti sayur bening, sayur menir juga cocok dinikmati di siang hari sebagai makan siang. Sayur menir sangat cocok dipadukan dengan nasi putih atau nasi jagung, botok, pepes ikan, sambal terasi, dan bakwan jagung. (WI)

LEAVE A REPLY