Cara Mengatur Napas Ketika Berolahraga

 

Gulalives.com, JAKARTA– Melakukan latihan saat berolahraga membutuhkan stamina penuh. Terkadang banyak akibat yang terjadi jika Ladies tidak memahami betul instruksi yang benar untuk melakukan olahraga yang Ladies jalankan.

Kegiatan fisik bisa menimbulkan beban untuk tubuh, sehingga menyebabkan gangguan dalam pola napas biasa Ladies. Contohnya adalah saat Ladies berlari, Ladies pasti akan melakukan napas yang cepat (hiperventilasi) atau menahan napas dalam jangka waktu yang lama. Hal-hal ini bisa memicu kelelahan otot yang cepat dan penurunan stamina terutama saat Ladies melakukan olahraga seperti berlari atau bermain bola.

Ketika berolahraga tubuh Ladies memproduksi lebih banyak karbon dioksida, oleh karena itu sangatlah penting untuk mengeluarkan karbon dioksida ini demi menjaga keseimbangan oksigen di dalam tubuh. Waktu ekspirasi yaitu proses mengembuskan udara, Ladies harus berbarengan dengan waktu inhalasi atau proses menghirup udara.

Cara pertama yang bisa Ladies bisa lakukan adalah dengan menghitung napas Ladies. Hirup napas lewat hidung dan keluarkan secara perlahan melalui mulut, lakukan secara teratur dan berkala. Ladies tidak perlu menahan napas ataupun membuangnya lebih cepat.

Cara lain yang bisa Ladies lakukan adalah menyesuaikan napas dengan gerakan Ladies. Cobalah bernapas setiap Ladies mengambil dua langkah, dan buang napas sehabis dua langkah berikutnya. Saat Ladies sudah terbiasa olahraga, Ladies bisa mencoba mengambil napas lebih lama, misalnya saat Ladies telah tiga kali melangkah, kemudian keluarkan perlahan di langkah ketiga berikutnya.

Ladies bisa mendapatkan oksigen lebih dengan cara mengambil napas yang dalam melalui diagfragma. Pastikan perut Ladies ikut bergerak ketika mulai melakukan inhalasi atau menarik udara ke dalam paru-paru. Hal ini bisa mencegah terjadinya hiperventilasi. Saat Ladies ekspirasi, kontraksikan otot perut Ladies untuk membuang udara keluar.

Kiat terakhir, saat Ladies merasa kekurangan oksigen coba lakukan pernafasan perut. Lakukan inhalasi dengan mulut dan ekspirasi melalui hidung. Namun jangan lupa mengatur ritme masuknya oksigen yang dibutuhkan. Karena biasanya saat kelelahan kita tidak bisa lagi mengatur siklus pernapasan, dibutuhkan ketenangan dan fokus juga untuk melakukannya dengan sempurna.

LEAVE A REPLY